
" Biar saya yang kejar Sindi ya tante." Ucap Irsyad
" Buat apa kakak kejar wanita itu?." Ucap Dita adik Ikbal
" Ya tadi kan tante memanggil Sindi Dit." Jawab Irsyad
" Apa kakak tidak dengar apa yang di ucapkan oleh mama tadi, biarkan benalu itu pergi dan tidak mengganggu keluarga Abraham lagi." Ucap Dita yang membela mamanya
" Sudah kak ayo ke makam kak Ikbal,." Lanjut Dita lagi
Setelah pulang dari makam Ikbal, Irsyad langsung pulang ke rumahnya,
" Tante, Dit, saya pulang dulu ya." Pamit Irsyad
" Kak, anterin aku pulang dong." Ucap Dita
Dita memanf sudah lama menyukai Irsyad, tapi ia tipe gadis pemalu untuk mengungkap rasa cintanya, yang hanya mampu memandangi dsri kejauhan saja, tidak banyak bicara, yang Dita lakukan hanya bermanja saja pada Irsyad, tapi Irsyad menanggapi biasa saja, karena Irysad menganggap seperti adik saja tidak lebih
" Baiklah, tapi sebelum kakak antar kamu pulang, bisa kita ke cafe dulu, ada yang mau kakak bicarakan." Ucap Irsyad
" Pergilah Dit, mama bisa pulang dengan sopir." Jawab Mama Ikbal yang tahu tatapan matanya
__ADS_1
" Baik ma, ya sudah kak ayo." Jawab Dita sambail tersenyum
" Apa kak Irsyad akan mengajak aku kencan habis ini." Ucap Dita dalam hati
Setelah sampai di Cafe Irsyad langsung memesan makanan dan minuman, begitu juga dengan Dita
" Setelah kepergian Ikbal, bagaimana dengan kondisi di rumah kamu?." Tanya Irsyad untuk memecah keheningan
" Setelah pergian kak Ikbal, rumah terasa sepi, tidak ada lagi senyum di dalam rumah, aku sampai jenuh, mama setiap hari menangis di dalam kamar kakak, sedangka papa sekarang sering keliar, seperti tidak betah di rumah, padahal dulu papa itu jarang sekali keluar, keluar rumah hanya urusan kerja saja,." Ucap Dita
Irsyad yang mendengar cerita Dita jadi merasa kasihan kepada Dita, pasti Dita merasa sangat kesepiam, Irysad tersenyum
" Kamu yang sabar ya, semua pasti akan kembali seperti dulu lagi." Ucap Irsyad memberi kekuatan pada Dita
Dengan perlakuan Irsyad yang begitu manis, akhirnya Dita bisa tersenyum
" Terima kasih kak." Jawab Dita
" Iya,,." Jawab Irsyad dengan tersenyum
Setelah berbicara beberapa saat, pelayan cafe datang dengan membawa pesanan yang mereka pesan, coklat dan spageti untuk Dita dan kopi hitam read velvet untuk Irsyad,
__ADS_1
" Apa kamu mau menambah sesuatu?." Tanya Irsyad
" Tidak kak, tidak perlu ini saja sudah cukup." Jawab Dita
" Baiklah."
" Ada yang ingin aku tanyakan padamu." Ucap Irsyad dengan wajah serius
" Emm, apa kak!."
" Bagaimana pendapat keluarga kamu tentang kekasihnya Ikbal?." tanya Irsyad
" Ohhh Sindi maksud mu kak?." Tanya Dita balik
" Iya." Jawab Singkat Irsyad
" Entahlah, aku juga belum mengenalnya, tapi mama cerita kalau penyebab meninggalkan kan Ikbal adalah Sindi, papa juga membencinya, mama dan papa bilang kalau Sindi sekarang sedang mengandung anak dari kak Ikbal, tapi mama dan papa tidak meyakini kalau itu benar anak kak Ikbal, karena Sindi dari golongan orang miskin yang dimana mereka selalu akan mengingkan apa pun untuk hidup mewah, dan mereka akan mendapatkan dengan berbagai cara meskipun itu jalan yang tidak baik, seperti apa yang telah Sindi lakukan, dia pura-pura sok polos seperti agar kak Ikbal bersimpati kepadanya, setelah mendapat simpati dari kak Ikbal, selanjutnya adalah tidur, setelah.....
...🌷🌷🌷...
...Hai kakak-kakak semua, saya mau ingetin nih, bagi yang mau ikut Giveway ya, seperti 2 bulan yang lalu, bulan ini saya juga akan mengadakan Give way, Terima kasih...
__ADS_1
...🌷🌷🌷...
...To be continued...