CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 207


__ADS_3

" Hahaahah.... kalah kamu dek, eh iya sayang ada apa, kenapa?." Sandi menaruh stiknya dan menghadap ke Kayla yang sudah pasang muka masam


" Iya kenapa sayang, kok cemberut." Sandi belum paham dengan ekspresi wajah istrinya


" Mas di panggil dari tadi."


" Lagi asyik tadi, ya maaf kenapa jangan cemberut gitu." Sandi mencubit pipi Kayla


" Gara-gara kakak, aku kalah." Irsyad berdiri


" Kok malah kakak yang di salahin ngomong aja kok bisa main." Lempar bantal kursi pukk... kena badan Irsyad


" Jangan begitu sayang, kebiasaan suka melempar benda." Sandi menasehati istrinya


" Iya bang, hati-hati kalau di rumah bisa hancur semua hahaha." kelekar Irsyad meninggalkan Kayla dan Sandi


" Adik..." Teriak Kayla


" Husstttt... perempuan kok teriak-teriak." Sandi meletakkan jarinya di mulut Kayla


" Nyebelin mas."


" Udah jangan terbiasa seperti itu, yang kalem." Ucap Sandi


" Tapi nyebeliin... mas." Kayla merasa gregetan dengan Irsyad


" Udah,,, kenapa tadi nyari mas." Sandi menatap Kayla yang manyun


" Jangan kayak gitu, bibirnya jelek." Ledek Sandi

__ADS_1


" Mas, momny tanya."


" Heem, tanya apa." Sandi mengusap lembut kepala Kayla


" Makanan kesukaan mas apa mau dimasakin sama mommy."


" Masa adik tidak tahu makanan kesukaan mas." Goda Sandi


" Mas kalau makan semuanya suka, di makan semuanya." Kata Kayla sambil mengingat apa saja yang suka di makan Sandi


: Yang paling mas suka itu makan adik." Sandi mencubit hidung Kayla dan beranjak pergi


" Mas, bukan itu tapi makanan beneran." Kaya mengikuti Sandi dari belakang yag ternyata pergi ke dapur


" Mas apa." Sandi hanya tersenyum dan terus berjalan


" Kenapa ini, berantem." Kata momny


" Masak apa aja mom, Sandi suka semuanya" Sambil membuka lemari pendingin mencari minum


" Oke kalau begitu, mommy suka kalau makan apa aja mau." Momny semangat mengulek bumbu


" Masak apa aja mom, Sandi pasti makan." Sandi duduk sambil minum


" Tadi bilang aja kalau mau minum kan bisa Kayla ambilin mas." Kayla duduk di samping Sandi meneruskan pekerjaannya tadi


" Mas bisa ambil sendiri." Sandi mencolek hidung Kayla kemudian pergi ke depan ngobrol dengan Daddy, oppa, Irsyad dan Lian


" Kamu harus bersyukur Kayla punya suami seperti Sandi, mau melaksanakan apa aja dia butuhkan sendiri selama bisa." Ucap Mommy

__ADS_1


" Iya mom."


" Tapi kamu sebagai istri harus melayani suami dengan baik siapkan semua kebutuhannya kalau pulang kerja sambut dengan ramah dan senyum." Nasehat Mommy


" Iya mommy ku sayang." Jawab Kayla


Hari semakin petang dan sebentar lagi adzan Magrib berkumandang Sandi bersiap-siap untuk pergi bersama dengan anggota keluarga Kayla yang laki-laki


" Mas." Panggil Kayla


" Heem, apa sayang." Sandi duduk di depan cermin sambil membenarkan pecinya


" Mas, suka di layani sama Kayla?." Tanya Kayla


" Kenapa tanya gitu sayang." Sandi memperhatikan istrinya dari cermin


" Jawab dulu mas." Kayla duduk di tepi tempat tidur sambil memainkan kukunya


Sandi berdiri dan menghampiri istrinya." Mas sangat senang di layani sama adik sayang." Di cium kening istrinya


" Tapi mas, suka melakukan sendiri tidak minta tolong sama Kayla."


" Selama mas bisa sendiri, kenapa harus minta tolong sama adik sayang." Sandi mencubit hidung Kayla


" Mas, sakit."


" Senyum dong jangan seperti gitu, itu kan mas jadi batal wudhunya gara-gara adik sih." Sandi beranjak keluar dari kamar untuk wudhu kembali


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...To be continued ❤...


__ADS_2