
"Kamu begitu percaya diri Mela,, sejak dulu aku selalu mengagumimu Mela, aku tahu kamu wanita yang sangat hebat, mampu mengalahkan keegoisan dirimu demi kepentingan keluargamu, menjaga nama baik mereka,, dengan masalah sifat dan keburukan suamimu kamu selalu berhasil menutupi itu dari aku bertahun-tahun lamanya,, sampai saat ini perasaan yang aku miliki untukmu benar-benar sudah hilang." Jawab Irsyad
"HILANG." Mela mengulangi kata yang Irsyad
"Hilang setelah aku menyadari betapa kamu sudah begitu banyak berubah,, aku tidak pernah menyangka kamu akan mengatakan ini." Jawab Irsyad
"Apa maksud kamu mas,?." Tanya Mela pada Irsyad
"Apa kamu tidak sedikitpun memandang statusku saat ini sampai kamu begitu menginginkan bersama denganku?." Tanya balik Irsyad
"Tunggu mas, aku semakin tidak mengerti apa maksudmu.? Mela bingung dan tidak paham dengan ucapan Irsyad
__ADS_1
"Mela tidakkah kamu tahu aku sudah menikah dan akan memiliki seorang anak, apa kamu mengabaikan semua kebenaran ini hanya untuk kepentingan sendiri." Jawab Irsyad
"Hiks hiks hikss... Aku sungguh tidak mengetahui ini mas, aku bersumpah aku pikir dia hanya saudarimu, aku pikir dia bukan.. hikss." Ucap Mela, ia tidak bisa melanjutkan ucapan nya
"Mela kenapa kamu tidak bisa melihat dengan baik, betapa aku sangat mencintainya, betapa aku begitu takut kehilangan dia saat aku tak mendapati dia di mall hari itu. Apa kamu tidak bisa melihat itu, saat ini dialah hidupku, aku tidak tahu akan seperti apa hidupku jika hal buruk terjadi." Jawab Irsyad
"Sindi kenapa kamu lakukan ini, aku begitu percaya kamu dan mas Irsyad hanyalah saudara, bukan seperti ini hiks hiks hiks,, apa salahku kenapa kamu begitu memberi aku harapan yang nyata nya sama sekali tidak ada untukku. Kamu membuatku begitu menyisihkan dengan mengemis cinta yang sama sekali tidak lagi untukku, kenapa Sindi." Ucap Mela di dalam hati, Mela begitu kecewa merasakan telah di permainkan perasaannya oleh Sindi
"Aku akan pergi sekarang,, kumohon Aisyah biarkan aku melanjutkan hidupku, dan aku aku akan mendoakan kamu agar suatu saat kamu akan menemui pria yang akan menjagamu dengan baik, wanita yang akan mendapatkan pria yang baik untukmu dan ayah yang baik untuk Tia." Ucap Irsyad
Setelah Irsyad tidak dapat terlihat di jangkauan matanya, Mela terduduk di kursi dengan perasaan hancur, mimpi indah yang selalu menghantui hidupnya untuk bisa bersama dengan laki-laki yang dicintainya pupus sudah,, Kenapa kehidupan begitu tak berpihak padaku, aku hanya mengharap kehidupan aku akan bahagia suatu saat nanti, tapi justru kenyataan yang begitu menyakitkan aku dapatkan,,
__ADS_1
"Mamah kenapa menangis???." Tia mencoba mengusap buliran air mata di wajah mamah nya itu,,
"Tidak apa-apa sayang yang Mama hanya sangat bersyukur masih memiliki peri kecil Mama saat ini." Mela tidak kuasa menahan tangisnya betapa begitu menyedihkan anak nya yang masih kecil harus melihat perpisahan orang tua nya,
"Mama janji Tia, setelah ini tidak akan ada lagi yang menyakiti kita, kita akan hidup bahagia bersama,, hanya kamu dan mama, kita akan membuat kehidupan kita bahagia, meski keluarga kita tidak utuh seperti mereka, tapi kamu masih memiliki mama yang rela memberikan kehidupan Mama sekalipun untuk menembus kebahagiaan untukmu." ucap Mela berulangkali Mela menghujani ciuman di wajah Putri kecil nya.
...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...