CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 81


__ADS_3

🌹🌹🌹


Ais yang tidak memiliki kesibukkan akhirnya hanya bisa diam saja dirumah setelah membersihkan rumah, sekarang Ais sedang menikmati tontonan di rumah saja, disaat sibuk dengan tontonan Tv ponsel Ais berdering


" Hallo, Assalamualaikum."


" Wa'alaikumsalam, selamat siang, apa benar ini dengan Ibu Aisyah Humairah?." Tanya sepenelpon


" Iya, dengan saya sendiri, maaf kalau boelh tahu ini dengan siapa?." Tanya Ais


" Saya dari Perusahaan periklanan ibu, saya boleh minta waktunya sebentar!."


" Iya silahkan," Ais mempersilahkan


" Begini ibu, kemarin saya melihat di Youtobe dan siaran televisi, Perusahaan kami melihat penampilan ibu, Atasan kami sangat menyukainya, dan tujuan kami menghubungi ibu adalah, kami akan menjalin kerjasama dengan ibu, kami mau mengadakan pemotretan sebuah produk baju pernikahan." Jelas sang penelpon


" Begini ya mbak, kalau memang benar, nanti saya akan membicarakan ini dulu pada suami saya, kalau suami saya menyutujuinya, mbak nanti saya kabarin lagi, dan kita buat janji untuk membicarakan kelanjutannya." Jawab Ais


" Baik bu, besar harapan saya kalau kerjasama ini di setujui oleh Bapak,."

__ADS_1


" Insya Allah ya mbak,."


Setelah penelpon menutup telponnya,


" Suara bu Aisyah sungguh sangat lembut sekali, saya jadi penasaran melihat secara langsung bagaimana orangnya , uhhh gue kepo banget." Guman siska dalam hati


" Hai kamu kenapa sis, apa kamu di tolak dengan istri pak Juna!." Ledek teman sekantor Siska


" Sapa yang ditolan."


" Lha itu wajah kamu ditekuk kenapa?."


" Bukan gara-gara ditolak, tapi gue penasaran banget ama istrinya pak Juna, kamu tahu sendiri kan, di televisi kemarin kayak apa cantiknya, Masya Allah cantiknya luar biasa, terus waktu gue telp tadi suaranya itu lembut banget tahu, gue jadi penasara pengen bertemu langsung sama bu Aisyah dan pengen tahu sikap pak Juna kepada istrinya, kamu tahu sendiri kan Pak Juna itu bagaimana dalam berbisnis, tegas, datar, dingin, udah super duper cool banget."


" Rebes, deh, yang penting kamu harus ikut ya."


" Oke,


🌹🌹🌹

__ADS_1


Setelah Ais menutup telpnya.


" Hem, di tawarin untuk pemotretan, apa abang kasih izin ya?." Tanya Ais dalam hatinya


Dari pada mikirin yang belum pasti lebih baik masak aja biki masakan kesukaan abang aja, pasti seneng nanti waktu abang.


Ais memasak semua kesukaan suaminya, tidak lupa Ais juga membuatkan minuman juga, setelah ber kutak katik di dapur Ais menyempatkan berendam agar tubuhnya fress kembali,


🌹🌹🌹


" Pram, bagaimana dengan pertemuan dengan teman saya tadi?."


" Alhamdulilah lancar Tuan, teman-teman Tuan sangat asik juga ya, apa lagi Tian." Ucap Pram yang antusias


Juna mengerutkan dahinya karena baru sekarang Pram menyebut langsung nama tanpa embel-embel pak, tuan atau yang lainnya


" Emm, begini Tuan kita tadi berbicara seperti teman, jadi tidak apa-apa kan?." Tanya Pram dengan rasa takutnya


" Iya gak apa-apa yang penting kalian nyaman aja, mereja ber tiga itu konyol, apalagi Tian, Tian yang paling konyol, kalau Steve itu selalu serius tapi kalau sudah sama Tian pasti seru dan rame, Kalau Fani dia itu tukang khayal tingkat tinggi, 1 geng kita 4 orang perempuannya hanya Fani aja, kalau kita ber 3 sudah mendengar Fani berkhayal kita ber 3 langsung pergi....

__ADS_1


🌷🌷🌷


To be Continued ❤😘


__ADS_2