CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 159


__ADS_3

" Gak kok kak, semuanya dah tinggal dikit-dikit aja, tenang aja, adik sudah ada partner kerja nih," Ucap Bianca sambil menunjuk Sarah


" Kalau sama Sarah kakak yakin deh, dia itu semuanya selalu ingin perfect dek." Jawab Adit


" Iya kak, adik juga senang dapat bantuan dari Sarah, semua terasa perfect di tangan Sarah."


...🌹🌹🌹...


Hari demi hari telah di lalui oleh Bianca dan Lian, sudah 1 minggu mereka tidak bisa berkomunikasi karena ponsel mereka berdua di sita oleh mama mereka masing-masing, sebenarnya proses pingitan mereka 2 minggu, tapi bu Safitri sempat memergoki mereka berdua Vidoe call, jadi secara terang-terangan mereka berdua sudah membuat ibu mereka membuat marah dan langsung mengambil ponsel mereka berdua, Disaat Lian di tanya, Lian dengan mudah jawab, kan katanya tidak boleh ketemu, ya Lian Vidio call aja, jawab mereka pun sama, dan itu sukses membuat ibu mereka marah.


Di tempat keluarga Pamungkas sudah banyak sekali saudara-saudara yang hadir disana, di rumah Lian, sedang melakukan siraman dan pengajian, setelah prosesi itu di lakukan Lian di panggil oleh Daddy dan Mommynya hanya bertiga di dalam kamar

__ADS_1


" Nak sini duduk dekat Daddy." ucap Bagas


" Iya Dad." Ucap Lian


" Nak Pertama, engkau telah menetapkan diri untuk hidup berkeluarga dengan Bianca Maka segala tindak-tandukmu harus bersikap dewasa. Jangan seperti saat masih perjaka. Juga istrimu harus mengerti kalau sudah ada yang melindunginya.


Kedua, hormatilah mertuamu bagaikan orangtuamu sendiri. Sebab kami juga menganggap istrimu sebagai anak kami sendiri.


Keempat, Bertakwalah kepada Allah SWT, Tuhan Pencipta Alam Semesta dan jauhilah larangan-Nya sesuai dengan agama yang kau anut. Niscaya engkau akan menemukan kegembiraan dan kemuliaan serta dapat menjadi teladan bagi sesama untuk menuju kejayaan nusa dan bangsa," Ucap Daddy


" Iya Dad, terima kasih atas semua petuah Daddy, semoga Lian bisa menjalankan amanah dari Daddy." Ucap Lian

__ADS_1


" Sama-sama nak, jaga istri kamu seperti ya baik-baik jaga nama baik keluarga juga."


" Siap Daddy."


Setelah Daddy ganti mommy yang memberi petuah pada putranya


" Jagoan mommy ternyata sudah siap ya menikah, nak ingat nak semarah apa pun kamu sama istri kamu jangan sekali-kali ada ucapan kasar keluar dari bibir kamu, apalagi sampai tangan kamu naik, perbanyaknya beristiqfar, kalau memang disaat Bianca jadi api kamu yang jadi airnya begitu pun sebaliknya ya nak, kalau ada apa-apa atasi berdua dulu, kalau memang ada permasalahan yang memang kalian tidak bisa mengatasinya lebih baik kamu dan Bianca curhatlah pada orang tua Bianca atau ke mommy dan daddy, mommy yakin kalau orang tua Bianca, orang tua yang bijaksanan kok, jangan sekali-kali menceritakan masalah keluarga kepada orang lain ya, cukup kamu sama Bianca saja, kami sebagai orang tua juga tidak akan melepas begitu saja, kami akan selalu memantu kalian, jaga istrimu dengan baik, istri itu bagai baju huat kamu nak, baik buruknya istri kamu tergantung dari cara kamu mendidiknya, selalu ingat ucapan Daddy dan mommy, kami selalu menganggap kamu putra kecil kami yang selalu merebut permen bang Juna saat bang Juna lengah


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


__ADS_2