
" Baik, Bismillahirohamannirohim, Saya nikahkan engkau ananda Atha Rayhaan Shakeil Alfahrezi bin Rio Alfarezi dengan putri saya yang bernama Adiba Afsheen Mseya pamungkas binti Bagas Pamungkas dengan mas kawin surah Ar Rahman dan uang tunai sebesar 1,5 Milyar dibayar tunai." ucap Bagas dengan menghentakan tangan nya dan Ray langsung menjawab
"Saya terima nikahnya Adiba Afsheen Mseya pamungkas binti Bagas Pamungkas dengan mas kawin surah Ar Rahman dan uang tunai sebesar 1,5 Milyar dibayar tunai." ucap Ray
" Bagaimana para saksi?." tanya penghulu
" Sah." jawab semua orang yang ada di sana dengan serempak, sang enghulu terkejut sampai sampai mikrofon yang di genggam nya terlepas dan semua orang tertawa.
Di dalam ruangan Mesya, Mesya menerima ucapan selamat dari ke tiga teman nya, mereka langsung berdiri merapikan gaun Mesya dan mengajak Mesya untuk keluar, Mesya yang sedari tadi penasaran dengan suami nya terus menerus ingin tahu wajah nya, karena Mesya merasa sangat familiar dengan suara suami nya itu, tapi tidak mungkin, karena laki laki yang ia kenal bernama Ray bukan Atha, langkah demi langkah Mesya berjalan dengan sangat anggun, semua mata merasa takjub dnegan kecantikan Mesya, senyum di bibir Mesya tidak pernah lepas sampai sampai lesung pipi nya pun juga terlihat begitu jelas, tanpa Mesya sadari ada sosok laki laki yang status nya sudah sah menjadi suami berada di depan nya untuk membawa Mesya duduk di depan kursi penghulu, Mesya yang merasa ada yang memperhatikan segera menatap nya.
Mesya langsung menghentikan kaki nya, menatap laki laki tampan yang memakai jas buatan nya itu, Mesya langsung menatap ke arah daddy dan mommy seolah olah bertanya apa laki laki ini adalah suami nya, Daddy dan mommy nya yang tahu isi sorot mata dari putri bungsu nya langsung meanggukan kepala, Mesya menatap suami nya dengan derai air mata nya, ia tidak menyaka kalau laki laki yang ia anggap tidak menapati janji nya sekarang ada di hadapan nya dan sudah menepati janji nya, Ray yang tahu Mesya menangis langsung menghampiri nya dan langsung memeluk Mesya dengan sangat erat.
__ADS_1
" Abang, kenapa abang bohong, kenapa abang tidak bilang ke Mesya kalau abang sudah datang menemui daddy dan mommy?." ucap Mesya
" Sayang, maafin abang ya, selama ini abang tidak memberi kabar ke adik, abang ingin memantaskan diri agar bisa menjadi pendamping mu, I Love You Syasya." ucap Ray.
" Syasya?." ucap Mesya lirih
" Iya, abang akan memanggil nama adik Syasya mulai saat ini." jawab Ray lalu melepaskan pelukan nya dan mengajak Mesya untuk duduk di kursi yang telah disediakan untuk mereka berdua.
Semua mata ikut terhanyut melihat pemandangan itu.
Mesya mencium tangan Ray sambil berdoa
__ADS_1
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ ، وَأَعُوْذَ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
Latin:
Allahumma inni as aluka khoyrohaa wa khoyro maa jabaltahaa alaih. Wa a'udzubika min syarri haa wa min syarri maa jabaltahaa alaih.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepadaMu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau ciptakan atasnya dan aku berlindung kepadaMu dari kejelekan atas yang Engkau ciptakan." (HR Abu Dawud, Ibnu Majah).
Ye ikut senang,
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...