CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 89


__ADS_3

" Bik." Panggil Sindi membuka pintu kamar jya


" Iya non, ada apa?." tanya Sindi


" Apa bibik tahu tempat yang menarik, untuk menghilangkan kebosanan bik?." Tanya Sindi


" Ada sih non, di atas ada perkebunan teh yang indah, non Sindi pasti suka." Jawab bik Sumi


" Bibik bisa temanin Sindi ke sana? rasa nya do rumah terus seharian begini Sindi sangat bosan bik." Ucap Sindi


" Bisa non, bagaimana kalau kuta membawa makan siang ke sana?." Jawab bibik sekalian menyampaikan usul nya agar Sindi mau makan


Bik Sumi membawakan makan siang untuk mereka dan juga membawa sebuah tikar lipat untuk mereka pakai nanti, Sindi dan bik Sumi berjalan kaki sekitar dua puluh menit untuk sampai di perkebunan teh yang di sebut oleh bik Sumi tadi, benar saja di sana sangat sejuk udara nya, meskipun siang hari sekali pun, udara yang lembab membuat Sindi merasa nyaman berada di sana

__ADS_1


Karena bik Sumi adalah penduduk aslj desa tersebut, bik Sumi mengenal beberapa orang petani kebun teh di sana, dan memperkenalkan Sindi pada mereka, mereka terlihat antusias mendengar cerita bik Sumu bahwa Sindi adalah istri seorang dokter yang sedang bertugas di klinik setempat, setelah cukuo berbincang-bincang bik Sumi mengajak Sindi untuk makan siang bersama dengab para petani kebun teh yang juga sedang beristirahat untuk menikmati makan siang mereka, setelah makan siang Sindi masih menyempatkan waktu untuk berkeliling kebun sebelum pulang ke rumah, akhir nya Sindi dan bik Sumu pulang ke rumah setelah merasa cukup untuk berkeliling di kebun teh


...🌷🌷🌷...


Tidak terasa Sindi dan Irsyad sudah menghabiskan waktu nya di kota Malang sudah satu bulan, di sana banyak hal yang mereja lewati bersama, saat ini usia kandungan Sindi sudah menginjak usia 5 bulan, tampak perut nya sudah lebih menonjol sekarang.


Setiap akhir pekab, Irsamyad membawa Sindi untuk menikmati tempat wisata alam yang ada di sekitar sana.


Hari ini Irsyad mengajak Sindi pergi ke sebuah taman bunga, nampak wajah berseri Sindi saat sudah tiba di taman bunga itu


" Bang, terima kasih ya." Ucap Sindi pada Irsyad


" Terima kasih untuk apa?." Tanya Irsyad

__ADS_1


" Karena bang, kebaikan abang membuat Sindi bisa melewati semua ini dengan baik." Jawab Sindi


" Jangan sungkan, ini sudah menjadi kewajiban abang dan tanggung jawab abang sebagai seorang suami dan papi." Jawab Irsyad dengan tersenyum


" Sin, apa kamu bahagia bersama abang?." Irsyad bertanya pada Sindi


" Sindi sangat bersyukur bang, bisa bertemu dengan abang dan Sindi sangat bahagia." Jawab Sindi


" Entah sejak kapan bang, Sindi mulai mencintai abang, Sindi tau seharusnya Sindi tidak memiliki perasaan ini terhadap abang." Lanjut ucap Sindi di dalam hati


Irsyad pergi membeli makanan ikan karena ternyata di danau itu di penuhi dengan ikan berwarna orens dan putih, setelah mendapat makanan ikan, Irsyad dan Sindi memberikan makanan untuk ikan yang sudah di beli nya, tampak ikan itu berebut makanan, tidak henti nya Sindi mengembangkan senyum di wajah nya


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


__ADS_2