CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Mesya


__ADS_3

" Iya Dam, Langit nama nya, itu pemberian dari Fina kata nya agar Langit selalu dekat dengan nya, Langit sakit kelainan jantung." Jawab Ray


" Astaga putra ku sangat Ray, kenapa sakit nya sama seperti ayah Ray." Ucap Adam yang tak kalah sedih dengan Ray karena Adam ingat dengan Almarhum ayah nya yang juga menderita kelainan jantung dan akhir nya sampai tutup usia ayah nya masih belum menerima pendonor jantung.


" Sekarang Langit di rawat di RS JK kalau kamu ada waktu jenguk Langit, mungkin kalau kamu datang Langit bisa tersenyum lagi, bagaimana pun juga kamu adalah ayah bilogis nya Dam." Ucap Ray


" Terus orang tua Fina bagaimana?." Tanya Adam


" Sudah jangan bicarakan kedua orang itu, aku sangat tidak menyukai nya." Jawab Ray


Adam hanya menganggukan kepala nya saja, Adam tahu kalau Ray sudah seperti itu berarti ada suatu hal yang sangat mengusik hati nya Ray, biar nanti Adam cari tahu sendiri fikir Adam dalam hati nya.


Mereka tiba di RS


" Assalamualaikum" Ray dan Adam mengucap salam saat masuk keruangan Langit. ya Adam langsung ikut saat tahu kalau Langut sakit.


" Waalaikumsalam nak." Ucap bu Ratna


" Hai jagoan ayah, masih sakit nak?." Tanya Ray yang melihat Langit berada di gendongan Tia

__ADS_1


Langit langung mengarahkan kedua tangan nya kepada Ray menunjukkan untuk minta di gendong.


" Uh anak ayah minta gendong ya, pasti kangen kan." Ucap Ray lagi setelah mengambil Langit dari gendongan Tia


Sedangkan Adam hanya diam terpaku dimana ia berdiri, Adam tidak menyangka kalau anak kecil yang berada di gendongan Ray adalah putra nya, meskipun tanpa melakukan tes DNA, Adam sudah yakin kalau Langit adalah putra nya karena wajah nya 95% seperti Adam, Langit duplikat dari Adam kecil dulu, hanya saja waran kulit Langit putih seperti Fina kalau Adam kulit nya sawo matang.


" Bun...bunda." Ucap Langit pada Ray


" Langit kangen bunda?." Tanya Ray dan dapat anggukan kepala Langit dan senyum yang merekah


" Ok, ayo telp bunda." Ucap Ray dan senyum Langit semakin lebar.


" Assalamualaikum." Mesya mengucap salam setelah menekan ikon hijau di ponsel nya


" Waalaikumsalam." Jawab Ray


" Bun..." Panggil Langit dengan suara khas anak kecil.


" Hai sayang, jagoan nya bunda lagi apa, lho nak kamu sedang dimana kok seperti itu di RS." Tanya Mesya melihat dinding kamar rawat inap Langit

__ADS_1


" Iya Sya, Langit sekarang lagi di rawat, maaf ya sudah ganggu waktu kamu dengan keluarga kamu disana, ini tadi Langit mencari kamu Sya." Ucap Ray yang merasa tidak enak.


" Oh tidak apa apa bang, aku lagi nyantai aja kok, gimana kondisi Langit sekarang bang." Tanya Mesya


" Alhamdulilah sudah mendingan Sya, mungkin besok atau tidak lusa sudah boleh pulang kok." Jawab Ray


" Hai adik ganteng, nama kamu siapa?." Ucap Cio dan keponakan Mesya


Langit yang melihat itu langsung berjingkrak jingkrak senang karena banyak sekali kakak kakak nya.


" Aduh maaf ya bang, keponakan Mesya ikut nimbrung." Ucap Mesya


" Tidak apa Sya, ini lihat Langit juga suka melihat kakak kakak nya, senyum terus ini Langit sekarang." Jawab Ray


Mereka semua berbicara sampai tidak terasa 1 jam, akhri nya Ray menutup telp nya.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2