
Irsyad melihat Sindi sudah terpejam, ia kembali bangkit untuk memeriksa ponsel nya, betapa terkejut nya Irsyad mendapat pesan dari Mela, tanpa fikir panjang Irsyad bergegas pergi menemui Mela.
Kepergian Irsyad ternyata di saksikan oleh Sindi, dengan jelas Sindi melihat suami nya pergi menemui wanita lain, di dorong rasa penasaran dengan apa yang akan mereka lakukan, Sindi pergi memesan taksi online mengikuti kemana suami nya pergi.
"Apa yang akan kalian lakukan bang, apa aku harus menyaksikan dengan mata dan kepala ku sendiri tentang kebersamaan kalian berdua." Ucap Sindi dalam hati, Sindi terus mengikuti arah mobil Irsyad dan mobil yang di kendarai oleh Irsyad benar-benar berhenti di halaman sebuah rumah, terlihat Irsyad berlari-lari kecil untuk segera sampai di rumah itu, tidak berapa lama pintu rumah itu terbuka dengan sendiri nya, Irsyad bergegas masuk ke dalam rumah itu.
Sindi menyaksikan sendiri suami nya pergi menemui wanita lain, hati nya sangat hancur sampai ia tidak dapat menahan air mata nya, ia menangis melihat kejadian itu.
"Mela... aku akan mengembalikan nya padamu kamu tapi tidak sekarang, aku mohon...cukup sudah kalian menghancurkan ku saat ini, aku tidak akan mampu bangkit lagi jika kalian mengulangi nya lagi, aku memang kotor bang, tapi tidak seperti ini, kamu bisa meminta ku meninggalkan mu dengan baik-baik, aku akan pergi tidak perlu melakukan hal seperti ini, aku tahu aku tidak pernah pantas untuk kamu, tapi yang kamu lakukan sama sekali tidak seharusnya kamu lakukan, kamu menyakiti ku, kamu menghancurkan aku dengan perlahan setelah kamu membantu ku untuk bangkit dari masa lalu ku." Ucap Sindi saat melihat Irsyad masuk kedalam rumah Mela
"Hiks...hiks...hiks.. pak tolong antarkan saya pulang ke tempat tadi." Ucap Sindi pada driver taksi online.
__ADS_1
"Baik bu." Ucap driver taksi online tersebut, ia merasa iba melihat Sindi yang dalam kondisi hamil besar harus mendapati suami nya berselingkuh dengan wanita lain.
"Ibu yang sabar ya, laki-laki seperti itu tidak perlu ibu tangisi, dia tidak akan pernah bahagia karena sudah menyakiti perasaan istri nya sendiri." Ucap driver tersebut.
"Tidak pak, bapak tidak perlu ikut campur dengan masalah saya, saya membayar bapak untuk mengantarkan saya, bukan untuk menyumpahi suami saya." Ucap Sindi dalam tangisan nya.
"Maaf bu, saya hanya merasa kasihan melihat ibu di perlakukan dengan tidak baik oleh suami ibu sendiri.
Setiba nya di rumah Sindi masuk ke dalam kamar dan mengunci nya, ia menangis sejadi-jadi nya.
"Kenapa kamu melakukan ini sama aku bang, kenapa?." Sindi membiarkan pakaian yang sedikit basah iti di tubuh nya, setelah puas menangis ia tertidur di atas sofa kamar nya, bahkan Sindi membuka pintu balkon kamar nya dan membiarkan angin malam menembus kulit putih nya, hati nya terasa panas terbakar cemburu yang mendalam.
__ADS_1
Irsyad baru kembali ke rumah sekitar jam 3 dini hari , ia mencoba membuka pintu kamar nya dan ternyata terkunci dari dalam.
...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...
__ADS_1