
Sandi mengajak Kayla untuk beristirahat di kamar agar Kayla tidak terlalu kelelahan dan memang butuh istirahat yang lebih untuk menjaga staminanya
Sesampai di kamar, Kayla terdiam duduk di sofa mengamati hasil USG yang di pegangnya, kadang dia tersenyum sambil mengusap foto itu kadang juga nampak matanya di penuhi air mata yang akan keluar, Di ciumnya foto itu berulang kali seperti tidak percaya jika kini ada makhluk yang sedanf tumbuh di dalam rahimnya
Sandi keluar dari kamar mandi setelag menyegarkan badannya yang terasa lengket beraktifitas seharian menatap Kayla yang nampak diam sambil sambil memandang foto itu
" Sayang, kenapa?." Sandi mendekati istrinya yang masih menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya sambil mengeringkan rambutnya
" Tidak apa-apa mas, Kayla senang aja seperti tidak menyangka kini ada makhluk kecil yang sedang tubuh di rahim adik."
Sandi tersenyum dan memeluk istrinya dan mencium pucuk kepalanya serta di ikuti memandangi foto itu
" Dia lucu ya sayang?."
" Iya mas, walaupun belum berbentuk tapi Kayla bisa merasakn mas, dia tumbuh di dalam sini." Kayla mengusap perutnya dan di ikuti oleh Sandi yang meraba perut istrinya
" Kita yang punya dua begini, senangnya Masya Allah ya mas, dulu mommya dan daddy bagaimana ya mas bahagianya, ada 4 orang anak yang berada di dalam rahim mommy, mommy bagi kami ber 5 adalah wonder woman mas, beliau melahirkan kita ber 4 dengan cara normal."
__ADS_1
" Iya sayang, berarti mas sama dong mas sama daddy, kita bisa buat istrinya langsung mengandung lebih dari satu."
" Ih mas, fikirnya selalu kesitu." ucap Kayla dan Sandi tetap mengusap perut istrinya
" Geli mas...."
" Mas mau merasakan kehadirannya sayang."
" Tapi geli mas, kalau itu bukan merasakan kehadirannya tapi mau buat adik geli mas."
" Hahahahaha...tau saja adik ini, mas jadi kangen sayang." Sandi mencium leher istrinya membuat Kayla mulai menggeliat
" Mas, kita tidak boleh sering-sering seperti itu, harus nahan mas..."
" Adik selalu menggoda mas sayang."
" Auwww......" Kayla memegang perutnya
__ADS_1
" Adik kenapa sayang... tidak apa-apa kan, perutnya sakit ya." Sandi menjadi panik melihat Kayla memegang perutnya
" Tidak apa-apa mas, Kayla mau tiduran saja." Kayla mau berdiri namun di larang oleh Sandi, begitu cepatnya Sandi langsung berdiri membopong tubuh istrinya dan menidurkan dengan pelan di atas tempat tidur mereka
" Terima kasih ayah." Kayla tersipu malu yang tadinya hanya mengerjai Sandi agar menghentikan aktifitasnya yang membuat geli namun malah berubah menjadi suami yang begitu romantis, Kayla jadi merasa bersalah dalam hatinya namun dia juga tidak mau membuat Sandi marah mangkanya Kayla hanya diam saja dan memejamkan matanya untuk meneruskan aktingnya, ya memang berdosa membohongi suaminya apalagi menolak hasrat tetapi seorang ibu hamil sering moodnya berubah-ubah secara tiba-tiba saja.
Sandi masih mengusap kepala Kayla hingga benar-benar terlelap membuat Kayla semakin merasa bersalah di dalam hatinya telah membohongi suaminya
" Maafkan Kayla ya mas." Bathin Kayla
" Maafkan mas ya sayang, kenapa adik hamil menjadi tampak lebih cantik sekali, membuat mas ingin selalu bermanja dengan adik." ucap Sandi yang masih bisa di dengar oleh Kayla
" Tidurlah sayang, besok kita akan pulang ke Surabaya bertemu dengan Cio." Sandi mencium kening istrinya kemudian beranjak pergi untuk berganti pakaian.
...🌷🌷🌷...
...**To be continued ❤...
__ADS_1