
Pak Adam langsung memeluk Adit dengan meneteskan air matanya, suasana menjadi haru di ruangan Adit
Bu Ima menggenggam tangan Adit, Pak Adam melepaskannya. " Le dengerin ibu baik-baik ya, maaf kalau ibu harus mengatakan ini sekarang, tapi ini juga penting buat kamu," Ibu Ima menjeda ucapannya, " Le, pak Adam dan bu Safitri adalah orang tua kandungmu le," Ucap bu Ima
" Bu," Adit memandang Bu Safitri
" Iya nak, kamu anak kandung ibu sama bapak, kita tinggal tunggu hasil DNA ya, ibu yakin kalau kamu anak kita." Ucap bu Safitri dengan membelai kepala Adit
Tring tring tring (Anggap suara ponsel ya)
Ponsel pak Adam berbunyi
" Hallo...." Ucap Pak Adam
"............." Si penelpon
" Baik, saya akan ke ruangan dokter sekarang. terima kasih" Ucap pak Adam sambil menutup telpnya
" Ada apa pak?." Tanya Ibu Safitri
" Barusan pihak RS memberitahu kalau hasil DNA sudah keluar dan bapak akan ke ruangan Dokter dulu." Jawab bapak
__ADS_1
" Ibu ikut pak!." Ucap Ibu dan dapat anggukan dari pak Adam
🌹🌹🌹
Diruangan Dokter
" Selamat siang bapak ibu, silahkan duduk." Ucap sang Dokter
" Iya dok, terima kasih, bagaimana dok denga hasilnya?." Tanya bapak to the point
Dokter membuka amplop putih lalu membacanya, setelah membaca Dokter tersebut tersenyum,
Ibu dan bapak langsung tersenyum, ibu langsung menangis dipelukan bapak,
" Terima kasih Dok, saya akan segera memberitahukan pada putra saya pak, ayo buk kita cepat kasih tahukan pada Adit buk, pasti dia senang." Ucap bapak
" Iya pak, ibu sudah tidak sabar." Jawab Ibu
🌹🌹🌹
Ceklek
__ADS_1
" Bagaimana pak hasilnya?." Tanya Sholeh
Bapak dan ibu tersenyum." Alhamdulilah hasilnya cocok." Ucap bapak dan itu sukses membuat semuanya senang dan bahagia
" kak adit." Bianca langsung memeluk kakak kandungnya di ikuti oleh anak laki-laki yang lainnya
Adit sangat senang karena sudah bertemu dengan orang tua kandungnya, tapi ada 2 orang yang kelihatan bersedih disana siapa lagi kalau bukan bu Ima dan Sarah, mereka berdua menangis bahagia dan sedih, bahagia karena putranya sudah menemukan keluarga kandungnya, bersedih karena dia akan kehilangan putra kebanggaannya
" Ibuk, Sarah." Ucap Adit setelah terlepas dari pelukan saudara-saudaranya
Ibu Ima dan Sarah tersenyum." Selamat ya le, ibu dan adik bahagia melihat kamu bertemu dengan keluarga kandung kamu, semoga kamu hidup bahagia ya, terima kasih sudah mau menjadi anak ibu selama ini, ibu dan adikmu pamit pulang dulu ya."
" Ibu, Sarah jangan pergi, jangan tinggalin Adit bu, dek." Ucap Adit
" Kita akan tetap tinggal bersama meskipun Adit sudah bertemu dengan keluarga kandung Adit buk, Adit tidak mau jauh dari ibu dan Sarah, tetap bersama Adit ya buk dek." ucap Adit memohon
Pak Adam yang melihatnya hatinya merasa teriris, dia tidak mau mengambil Adit dari orang yang selama ini merawatnya, apalagi sudah menjadikan Adit sebagai laki-laki yang penih tanggung jawab." Bu Ima dan Sarah benar apa yang di katakan Adit, kalian jangan pergi dan mulai sekarang kalian juga bagian dari keluraga kami, jadi saya mohon setelah Adit keluar dari RS ini, bu Ima dan Sarah tinggal di rumah kami ya." Ajak Pak Adam
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1