
Mesya memandangi setiap ruangan, rumah yang di bangun Ray memang sangat besar, terdapat 2 ruang tamu, ada di depan dan di sebelah ruangan suami nya untum tamu yang penting mungkin bisa rekan bisnis untuk tamu yang penting mungkin bisa reka kerja bisnis atau teman teman yang membahas pekerjaan itu, sebab nya Ray membuat 2 ruang tamu.
Setelah itu ada ruang keluarga dan untuk bersantai sambil menonton tv, di sebalah nya terdapat Mushola kecil, di depan nga Mushola juga ada ruang makan dan dapur terhalang pintu.
Tapi di dalam dapur juga luas dan Ray bisa menaruh meja makan kecil di sana agar ia bisa memandangu istri bya ketika memasan, setekah itu di belakang terdapat ruangan untuk mencuci dan dapur kotor lah biasa di sebut, juga terdapat 2 kamar tidak terlalu besar, sengaja di siap kan Ray untuk pelayan di rumah nya tersebut. Ray terus menjelaskan kepada Mesya.
" Abang ini tidak salah, rumah nya besar banget." Ucap Mesya yang masih terkagum dengan desain rumah yang akan ia tinggali dengan suami nya.
" Tidak lah sayang, ayo abang ajak ke lantai 2, kita lihat kamar kita ok." ajak Ray
Ray menggandeng tangan Mesya lalu mengajak Mesya naik ke lantai 2. Betapa terkejut nya Mesya naik ke lantai 2, ia seperti berada di lorong sebuah hotel begitu banyak ruangan di lantai dua ini.
" Ya Allah bang, ini kok banyak banget kamar nya, abang mau buka kos kosan?." Tanya Mesya kepada suami nya.
" Ya tidak lah sayang." Jawab Ray dengan enteng nya.
__ADS_1
" Ini kamar yang pertama untuk ruang kerja abang, terus sebelah nya baru kamar kita." Lanjut Ray.
Ceklek.
Ray membuka kamar nya dan nampak lah ruangan yang sangat besar, terdapat kamar mandi dan di sebelah nya pintu kamar mandi masih ada pintu lagi.
Itu adalah ruangan khusus untuk meletakkan baju dan segala perlengkapan mereka nanti.
Meysa pun berjalan ke arah kamar mandi dan memperhatikan semua nya dan setelah itu berdiri di depan jendela kaca yang sangat besar dan langsung berhadapan dengan pemandangan kota besar Jakarta yang sangat padat, juga terdapat balkon di depan kamar mereka, sungguh indah dan tidak sabar untuk seger pindah,bathin Mesya.
" Apa sayang menyukai nya?." Tanya Ray pada Mesya.
Mesya hanya menganggukan kepala dan tidak lupa dengan senyum manis nya.
" Suka sekali bang." Jawab Mesya.
__ADS_1
" Abang boleh tanya?." Tanya Mesya
" Emmm. Sayang mau tanya apa?." Tanya balik Ray.
" Kenapa di lantai dua begitu banyak kamar?." Tanya Mesya.
" Jangan heran ya sayang, abang memang sengaja ingin menyiapkan kamar yang banyak itu untuk... Emmm." Ray ragu ragu untuk menjelaskan kelanjutan nya lagi. Mesya berbalik dan menatap suami nya sambil tangan nya masih memeluk pinggang suami nya.
" Untuk apa bang?." Tanya lagi Mesya pada Ray.
" Untuk keluarga di Surabaya dan keluarga di Jakarta, kalau mereka menginap di sini, tinggal pilih kamar saja sayang, tidak usah tidur di hotel." Jawab Ray dengan senyum dan menggaruk rambut nya yang tidak gatal.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...