
Semua para tamu undangan sudah pulang, dan sekarang hanya ada para teman, sahabat dan keluarga saja yang tersisa di hotel
" Bro, lo curang ma kita, dah nikah tapi kenapa gak kasih tahu kita, apa lo dah gak anggap kita?." Tanya Dio menggebu-gebu
" Maaf bukannya aku tidak mau memberitahu pada kalian, tapi memang sengaja aku simpan, sambil menunggu Ais lulus, agar kalian tidak mengatahiku pedofil," Jelas Juna
" 😀😀😀, Akhirnya kalian nikah juga, sudah belah duren belum nih?." Tanya Juan
Juna yang mendengar langsung menutup telinga Ais
" Abang adik sudah besar, adik bukan Tata, kenapa harus ditutup teliganya?." Proes Ais
" Jangan didengerin ucapan bang Juan dek."
" Ais kalian sudah belah duren belum?." Tanya Juan ulang
" Belah duren, ya belum lah bang, ngapain harus belah duren, kan lagi gak ada duren." Jawab Ais dengan semangat tapi jawaban Ais sukses membuat semuanya tertawa
" Bang, kalau mau belah duren, kenapa gak kasih tahu Devi, tahu gitu kemarin Devi bawakan duren bisa makan sama-sama disini." Jelas Devi
" Iya benar bang, Salsa juga jago belah-belah duren." Jawab tegas Salsa
Dari yang paling tua sampai sampai usia Juna tertawa sampai terpingkal-pingkal karena jawaban ketiga cewek polos dan lugu tersebut
" Sudah-sudah jangan kotorin pikiran mereka, ajak istrimu istirahat nak." Ucap Oppa
__ADS_1
" Yang lainnya juga istirahat ya."
" Siap Oppa." Jawab semuanya
Juna dan Ais sudah berada di kamarnya
" Dek, abang bantui dong,." Ucap Juna
" Bantuin apa bang?."
" Beres-beres, besok kita akan ke Bali berdua
" Ngapain bang kita ke Bali?."
" Kita honeymoon sayang, adik katanya ingin Honeymoon dan belah duren gak?." Tanya Juna yang mulai mancing fikiran Ais
" Baiklah, selesai packing kita istirahat ya, karena abang ingin adik besok punya tenaga full."
" Siap bang."
🌹🌹🌹
Semua orang sudah berada di bandara untuk mengatarka Ais dan Juna untuk Honeymoon
" Nak, kado yang dari Mommy, dipakai saat malam mau tidur ya."
__ADS_1
" Iya Mom."
" Bang, ini ada sesuatu buat abang, kalau abang kualahan abang pakai ini ya." Ucap Daddy sambil memasukkan sesuatu pada saku baju Juna
" Baik Dad."
Semua sudah bersalaman, saat pada Tata, gadis kecil itu langsung menangis tidak mau ditinggal oleh om Juna,
" Om, Tata ikut ya, Tata janji gak akan nakal, Mi Tata ikut sama om Juna dan Aunty Ais ya." Tanya Tata sambil memelas
" Sayang, untuk sementara om tidak bisa ajak Tata, nanti kalau pulang akan om belikan mainan ya."
" Beneran om?."
" Iya sayang, nanti Aunty juga belikan Tata boneka."
" Baiklah, Tata tidak ikut, biar Tata dapat mainan." Jelas Tata
Pesawat yang ditumpangi Juna dan Ais sudah memberitahukan kalau jam sudah menunjukan keberangkatannya
Juna dan Ais berjalan meninggalkan rombongan sambil melambaikan tangannya, Rombongan langsung pulang kerumah untuk istirahat
Di dalam pesawat 2 jam Ais memegang tangan Juna dengan erat karena ini pengalaman pertama Ais naik pesawat, setelah sampai bandara Ngurah Rai Juna dan Ais di jemput oleh orang suruhan Juna, disana Ais dan Juna akan tinggal di Villa Juna, sesampai di Villa Ais turun dengan cepat karena perutnya mual dan ingin segera memuntahkannya.
🌷🌷🌷
__ADS_1
Stay terus ya kak di ceritaku