
" Oh ini toh mantu jeng yang dari kampung itu." Tanya bu Ani dengan sinis nya.
Bu Ratih yang mendengar menantu nya di hina seperti iti lun tersulut emosi nya.
" Iya tante saya dari kampung." Jawab Mesya dengan sopan.
" Bisa tidak sih jeng, tidak usah ngomong seperti itu. Jawab ibu ibu yang juga meresa tidak suka dengan pertanyaan bu Ani. Loh emang nya saya salah, kan cuma tanya." Jawab bu Ani.
__ADS_1
" Memang nya kenapa kalau menantu saya dari kampung?." Tanya bu Ratih santai sambil memegang tangan Mesya.
Mesya yang mendengar suara ibu mertua nya mulai meninggi juga memegangi tangan ibu mertua nya sebagai tanda bahwa ia akan baik baik saja.
" Ya heran saja, kok bisa Ray mau sama gadis kampung, yang tidak tahu apa apa kayak gini, secara Ray kan pengusaha sukses, muda, kaya raya, di segani banyak orang, kok mau mau nya sama gadis kampung, memang nya stok gadis di kota sudah habis, masih banyak gadis yang modis, pintar bergaul yang Ray dapat, aduh selera nya itu lho, lihat nih ya, baju nya saja sangat kebesaran, mungkin ya dia itu menikah dengan Ray ada maksud tersembunyi, secara kan dia jadi kampung pasti dia ingin hidup mewah, jeng Ratih hati hati kalau nanti harta nya di habis kan oleh menantu jeng yang dari kampung ini, kalau sudah berhasil pasti nanti uang nya akan di kasihkan pada ke dua orang tua nya, saya sangat yakin itu." ucap bu Ani yang menghina bu Ratih.
" Permisi tante, saya minta maaf sebelum nya kepada tante, bukan nya saya mau bersikap tidak sopan pada tante, tapi dari tadi saya mencoba untuk diam saja, berhubung tante sudah berbicara yang tidak sesuai dengan kenyataan, maka di sini saya akan meluruskan, silahkan kalau tante mau menghina saja, tapi saya tidak terima kalau tamte sudah menghina ibu mertua saya, ke dua orang tua saya dan bahkan agama saya, saya memang dari kampung tante, apa ada yang salah? saya berpakaian seperti ini itu sebagai menutup aurat saya dari pandangan mata laki laki yang bukan mahrom saya, tanpa saya jabarkan mungkin tante sudah lebih tahu dari pada saya, dan untuk orang tua saya jangan sekali kali tante berkata kalau saya di didik dengan ke dua orang tua saya untuk merebut harta orang lain, bahkan mertua saya saja tidak mempermasalahkan kalau saya mengambil atau merebut harta dari keluarga mertua saya, jadi saya mohon kalau tante berbicara di saring dulu." jawab Mesya yang masih berkata sopan, bagaimana pun juga ia harus bisa menjaga harga diri mertua nya di sana.
__ADS_1
" Jeng Ratih, kamu dengar sendiri kan kalau menantu yang kamu pilihkan untuk putra kamu memang bertujuan untuk merebut harta kamu." ucap bu Ani yang masih terus memanas manasi bu Ratih.
" Kalau aku dan suami ku berkenan bagaimana?." tanya bu Ratih, bu Ani yang mendengar jawaban melongo tidak percaya, ia sampai bingung pelet apa yang di berikan oleh menantu nya itu.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...