CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 7


__ADS_3

" Adik kangen sama masa anak-anak waktu kecil? Adik ingin rumah ini ramai?." Tanya Bagas dan Tika mengangguk


" Bagaimana kalau kita, buatin mereka adik?." Usul Bagas sambil menaik turunkan alisnya


Bug


Tika memukul lengan Bagas


" Mas kalau bicara jangan ngawur mas!."


" Ngawur gimana sayang, coba adik jelasin mana yang kata-kata mas yang ngaco?."


" Ya yang tadi itu mas, ah sudah lah, bikin adik pusing." Sambil memajukan bibir Tika


Bagas yang melihat bibir istrinya itu tidak membuang kesempatan, Bagas langsung mencium bibir Tika


" Mas..."


" Apa sayang? Udah 1 minggu kita tidak..."

__ADS_1


" 1 minggu apa mas, terus yang kemarin itu apa?."


Bagas menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, meskipun usia mereka sudah tidak muda lagi, tapi Bagas selalu meminta haknya, bagi Bagas istrinya adalah ladang pahala buat dia, tempat dia pulang, tempat mecurahkan keluh kesah hatinya, segalanya deh, dan tentu juga kebutuhan Bathinnya, tidak hanya setiap hari, bahkan setiap ada kesempatan Bagas selalu meminta haknya, sedangkan Tika sudah pasrah, mau menolak takut dosa dan Tika takut kalau suaminya akan jajan di luar meskipun itu tidak mungkin, tapi dia akan selalu melayani suaminya sebaik mungkin


🌹🌹🌹


Keesokan harinya keluarga Bagas akan melakukan perjalanan ke Malang dimana mereka akan menghadiri acara pernikahan Aisyah putri dari pak Adam mantan sopir keluarga Pamungkas


Mereka semua sempat berfikir Ais kan masih duduk di SMA, kenapa harus menikah, sudah pasti ada yang tidak beres


Yang bisa ikut hanya Bagas, TIka, Omma, Oppa dan untuk anak-anak cuma Juna dan Lian saja karena 3 anak mereka yang lainnya masih berada diluar kota,


🌹🌹🌹


Sesampai di rumah Pak Adam, tidak terlihat Tenda-tenda pernikahan, yang ada hanya rumah sederhana yang sedikit di hias untuk mempercantik rumah tersebut


" Assalamualaikum." Ucap Salam Keluarga Pamungkas


" Wa'alaikumsalam.' Jawab semua orang yang ada di dalam rumah

__ADS_1


" Tuan.." Panggil Pak Adam pada Oppa


" Pak Adam, bagaimana kabarnya?." Tanya Oppa


" Alhamdulilah baik Tuan, Tuan sendiri bagaimana? Nyonya, Den Bagas, Non Tika, Den." Sapa Pak Adam


" Kami juga sehat Pak." Sahut Bagas


" Terima kasih sudah bersedia datang dalam pernikahan Ais, maaf kan saya ya Tuan Nyonya, saya sudah mengundang Tuan tapi saya tidak mengadakan pesta."


" Tidak apa-apa Pak Adam ini juga sudah cukup buat kami."


Pak Adam merasa bahagia, meskipun sudah 1 tahun tidak bekerja di keluarga Pamungkas tapi mereka masih tetap menganggap PAk Adam seperti keluarga sendiri


Di dalam kamar Ais yang di Make up cuma bisa pasrah, sejak dia tahu akan menikah dengan orang yang memberi pinjaman kepada bapaknya, setiap malam dia menangis, bagaimana tidak menangis, Ais akan menikah dengan orang yang usianya terpaut jauh darinya dan yang bikin ingin menolaknya dan pergi dari sini adalah orang yang akan menikah dengan Ais adalah orang yang sudah mempunyai istri dan tidak tanggung-tanggung, orang itu sudah mempunyai istri 2 jadi Ais akan menjadi istri ke 3 dari orang tersebut.


kalau tidak karena bapaknya Ais akan pergi dari rumahnya tapi Ais hanya memiliki bapaknya saja sekarang di dunia ini, kakek nenek dan ibunya sudah meninggalkan dia dan bapaknya


🌷🌷🌷

__ADS_1


To be continued ❤


__ADS_2