
" Baik Ray, terima kasih atas saran yang kamu ucap kan barusan, aku pu juga sudah berfikir begitu, rencana nanti malam aku mau kasih tahu ke Siska tapi kelihatan nya Siska tahu saat aku kesini Ray, aku mohon maaf ya sudah menggangu ketentraman di rumah kamu ini " Ucap Adam merasa tidak enak.
" Nyante saja, seperti sama siapa saja Dam, yang paling utama saat ini adalah kondisi Langit Dam, yang lain nya belakangan." Jawab Ray.
Adam berpamitan pada Ray dan Langit, Adam tidak henti henti nya menciumin pipi tirus Langit, meskipun dengan kondisi yang masih belum sembuh 100% tapi Langit masih selalu minta untuk berlatih berjalan.
" Siska." ucap Adam
" Dam, jadi benar kamu ada di sini, aku kira tadi aku salah orang." Jawab Siska
" Iya aku ada di sini, ayo kita keluar, ada yang mau aku bicarakan sesuatu ke kamu Sis." Ucap Adam sambil menarik tangan Siska menuju mobil nya.
__ADS_1
" Mobil kamu titip di sini dulu, kasihkan kunci mobil nya ke satpam." Lanjut Adam
10 menit kemudian Adam dan Siska sudah sampai di sebuah restoran, Adam memesan ruangan khusus untum 2 orang.
" Dam, ada hal apa yang ingin kamu ucapkan, seperti sangat penting sampai sampai kamu memesan ruangan khusus seperti ini?." Tanya Siska yang sudah tahu kalau ada kondisi yang sedang tidak memungkin kan di bicara kan di tempat umum.
Siska sudah sangat kenal dengan Adam, mereka dulu nya adalah teman di bangku Sekolah Menengah Atas, Siska yang dari dulu sudah mempunyai rasa terhadap Adam hanya bisa memendam saja, bagi Siska sudah cukup walaupun hanya bersahabat saja, Siska tidak mau merusak hubungan baik nya, Siska juga mengenal Ray, tapi sejak persahabatan Ran dan Adam retak Siska lebih baik diam saja, Siska tidak mau ikut campur dalam hal ini, karena pernah Siska bertanya baik kepada Adam mau pun Ray tapi 2 sahabat nya tersebut sama sama bungkam.
Saat Siska mulai menerima kalau Adam akan menikah dengan Fina, Siska malah di kejutkan dengan berita kalau hubungan antara Fina dan Adam telah berakhir, Siska bingung harus bersyukur atau ikut prihatin mengenai kondisi Adam saat itu.
Hari demi hari Adam lalui dengan Siska yang terus memberi semangat pada Adam, akhir nya hati Adam luluh dengan sendiri nya. saat Siska berulang tahun Adam melamar nya secara langsung bahkan di depan keluarga Siska, Siska yang awal nya tidak tahu merasa senang sampai menitikan air mata nya, Siska sungguh bahagia karena sejak Adam mulai dekat dengan nya, Adam tidak pernah sedikit pun menyatakan cinta pada Siska, sekali menyatakan cinta langsung dengan melamar dan di saksikan keluarga nya juga.
__ADS_1
" Sis, tinggal kan aku." Ucap Adam secara tiba tiba, Siska yang di depan nya langsung bingung, ponsel Siska yang berada di tangan nya pun langsung terjatuh.
🥀🥀🥀🥀
Hayo tebak bagaimana kelanjutan nya kakak.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1