CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 114


__ADS_3

" Mah kalau Tika dah gak usah di jelasin kita juga sudah tahu." Jawab Pak Adam


" Assalamualaikum." ucap seorang laki-laki yang baru masuk ke dalam rumah, Pak Adam dan Bu Safitri yang melihat orang itu masuk langsung berdiri dan kaget setengah mati


Deg.......


" Wa'alaikumsalam, masuk Dit, sini duduk sama kita." Ucap Daddy


" Terima kasih pak, biar saya di luar saja, saya masuk karena ada yang ketinggalan." Ucap Adit sambil memberikan sesuatu pada Lian


" Sudah kamu duduk di sini aja Dit." Ajak Lian sambil menarik tangan Adit agar duduk di sebelahnya dan otomatis Mesya pindah duduk di sebelah abangnya Irsyad


Sedangkan pak Adam dan Bu Safitri masih bengong setelah Adit masuk seperti melihat sosok yang sangat mereka nanti, hatinya seakan-akan melihat sosok putranya yang hilang dulu, tapi apa iya dia adalah putranya yang hilang dulu, apa benar, kalau benar betapa bahagianya mereka, sudah lama mereka mencari putranya yang hilang.


" Ekhem." Bagas berdehem setelah melihat kakak kelasnya dengan istrinya bengong


" Maaf." Ucap Pak Adam setelah mendengar deheman dari Bagas


" Tidak apa-apa, apa bisa kita lanjutkan." Tanya Bagas

__ADS_1


" Iya silahkan."


" Ekhem, Maaf sebelumnya kalau kedatangan keluarga besar kami membuat keluarga Pak Adam terganggu, langsung saja ya, karena yang meliki tujuan kesini sudah tidak sabar untuk menunggu jawaban dari pihak perempuan sampai-sampai sesuatu yang akan diberikan kepada sang pujaan hati ketinggalan di mobil mungkin takut kalau nanti di tolak meskipun sudah mendapat restu dari orang tuanya,." Ucap Bagas yang melihat kegelisahan dari Lian


" Tujuan keluarga besar kami datang kesini adalag ingin menyatukan dua keluarga menjadi satu dalam ikatan pernikahan pada putra putri kita, tapi untuk ke lebih intinya saya serahkan kepada yang mempunyai keinginan yaitu putra kami Lian, ayo nak sekarang giliran kamu." Ucap Daddy


" Sebentar ya, kita dari pihak perempuan juga sangat setuju atas tujuan dari keluarga pak Bagas untuk menjadikan dua keluarga menjadi satu, dan kami selaku orang tua serta kaka dari Bianca juga sudah memberi restu pada hubungan Lian dan Bianca tapi biar lebih Afdol bagaimana kalau kita panggilkan Bianca saja, biar Lian dan Bianca yang berbicara sendiri kita sebagai orang tua hanya bisa bagaimana seorang laki-laki memperjuangkan seorang perempuan yang dia sukai dan sebaliknya bagaimana seorang perempuan mempertahkan laki-laki yang sudah mau memperjuangkannya." Ucap Pak Adam


" Iya betul sekali." Ucap Bagas


" Kak Candra tolong panggilkan adik kamu ya kak," Pak Adam menyuruh Candra untuk memanggil sang adik yang berada di kamar


" Kakak juga ikut panggil adik." Ucap Alex


🌹🌹🌹


Tok Tok Tok


" Dekx ini kakak!." Ucap Alex

__ADS_1


" Iya kak," Ucap Bianca sambil membukakan pintu kamarnya


" Wih adik kakak cantik banget, apa kakak salah ya, kelihatannya ini bidadari bukan Can!." Ucap Alex


" Iya kak, sepertinya kita salah kamar deh.!" Ucap Candra sambil mengejek adiknya, Baik Alex dan Candra kalau adiknya lagi galau jadi mereka berdua ingin membuat suasana yang tegang menjadi santai


" Kak." Ucap Bianca sambil memanjukan bibirnya


" Ih adik kakak ternyata." Ledek mereka berdua


" Kakak di langkahin ini ceritanya." ucap Candra


" Kakak, jangan melow gitu napa?." Ucap Bianca


" Kamu siap dek, ayo semua keluarga sudah siap, mereka semua menunggu kamu di ruang tamu." Tanya Alex....


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


__ADS_2