
dari jauhan ada yang melihat Citra habis menerima telp dari Angga dan langsung mendekati Citra
brug
tas Citra jatuh setelah di tabrak oleh seorang perempuan
" maaf ya mbak
" tidak apa-apa mbak
" kenalan dulu mbak, saya Bella
zap perempuan yang mengintai Citra adalah Bella
" Citra
" mbak sama siapa disini?
" sendiri aja mbak, ini saya mau pulang
" oh iya mbak, mbak apa boleh aku mentraktir mbak sebagai ucapan permintaan maaf saya kepada mbak
" tidak usah mbak, aku juga tidak apa-apa kok
" ayolah mbak, kalau mbak menolak malah membuat aku bersalah
" baiklah tapi hanya minum saja ya mbak
__ADS_1
" baik mbak
mereka berdua berjalan menuju cafe terdekat disitu,
mereka mengobrol hingga 1 jam, akhirnya mereka pulang ke rumah masing-masing dan yang paling bahagia adalah Bella karena Bella sudah mendapat no telp Citra dan mereka sudah berteman juga, itu semua tidak membuat Citra curiga, Citra hanya berfikir apa salahnya kalau dia menambah teman gitu saja
setiap hari Citra bertemu dengan Bella, sampai-sampai Bella sering singgah ke rumah Citra,,,, sampai suatu saat Bella sudah mempunyai cara agar Angga kembali di dalam pelukan Bella dan akan melancarkan rencananya besok waktu Angga pulang dari latihan melalui istrinya siapa lagi kalau bukan Citra
ke esokan harinya Angga sudah pulang dari latihannya
" mas. nanti sore aku ijin keluar ya
" mau kemana by?
" ini aku mau jalan sama temanku, selama mas latihan dia selalu temenin aku mas
" siap mas
------------
di RS
Tika tidak henti-hentinya mendoakan keselamatan suaminya, semoga suaminya segera diberi kesadaran dan berkumpul kembali dengan keluarganya
" Mom, (panggil Juna)
" iya bang? kenapa nak? (Tika membelai pipi putranya itu)
__ADS_1
" Daddy kenapa lama sekali tidulnya? (tanya Juna dengan wajah polosnya itu)
" abang doain Daddy ya agar bangun dari tidurnya, abang kangen tidak sama Daddy?
" kangen Mommy
" Mommy dan dedek (Tika mengelus perut buncitnya itu) juga kangen Daddy,
" apa abang boyeh duduk disebelah Daddy Mommy?
" boleh sayang, (Tika mengangkat tubuh Juna agar mendekat di Daddy nya)
" Dad, Daddy bangun Daddy, apa Daddy tidak kangen sama abang, Mommy sama dedek Dad, apa Daddy tidak capek tidul teyus (tidur terus), abang janji Daddy, kalau nanti Daddy sudah bangun nanti abang akan jadi anak yang lebih baik lagi dan tidak akan nakal lagi Daddy bangun ya Dad, abang kangen sama Daddy, (Juna mencium semua wajah Bagas)
" mas, apa mas tidak mendengar ucapan abang mas, kami kangen mas, kapan mas bangun mas, mas janji akan nemenin adik saat bersalin nanti, dan akan menjadi Hot Daddy yang selalu di banggakan oleh anak-anak mas, ayo bangun mas, (Tika berbicara sambil menangis, air mata Tika tidak sengaja menetes di dada suaminya)
di alam bawah sadar Bagas selalu mendengar semua ucapan dari semua keluarganya tapi dia sangat sulit,
" sayang, abang disini mas dan daddy ada disini, mas ingin pulang sayang, mas kangen kalian, Ya Allah tolong lah Hamba Ya Allah,
Bagas merasa frustasi dan mengacak-acak rambutnya, dari kejahuan ada suara anak kecil perempuan berusia 2 tahun memanggilanya
" Daddy
--------------
hayo coba tebak siapa yang memanggil,
__ADS_1
jangan lupa untuk Like, Vote, Rate dan Tips ya kak, terima kasih