
Saat Irsyad masuk ke dalam kamar Dita yang pintu nya memang tidak tertutup rapat, tiba-tiba Irsyad merasa kepala nya sangat pusing sampai membuat nya terduduk di lantai
" Kenapa kepala ku rasa nya pusing sekali." Ucap dalam hati, rasa nya mata ini begitu berat untuk terbuka, rasa pusing itu membuat Irsyad enggam membuka mata nya dia terus memegang kepala nya, sampai akhir nya Irsyad benar-benar terjatuh dan tidak sadarkan diri di lantai.
Pagi hari nya Sindi membuka mata nya." Ini sudah siang." Ucap Sindi dalam hati nya
" Kenapa aku bisa bangun kesiangan seperti ini sih, aku harus menyiapkan makanan untuk sarapan." Sindi bangun dari sofa
" Tunggu, kenapa aku tidur di sofa semalaman, apa bang Irsyad tidak membangunkan ku." Lanjut Sindi
" Aku menunggu nya sepanjang malam, sampai malam tertidur di sini, bahkan kemarin dia tidak membalas satu pun pesan ku, terakhir ponsel bang Irsyad tidak bisa di hubungi, apa karena aku tertidur di sini, bahkan bang Irsyad tidak membalas satu pun pesan yang aku kirim kepada nua, terkhir ponsel nya tidak bisa di hubungi, apa karena aku tertidur di sofa, jadi bang Irsyad tidur di kamar." Sindi berfikir dan Sindi segera melangkahkan kami nys
Ceklek
__ADS_1
Sindi membuka pintu kamar nya, terlihat masih rapi dan tidak ada orang di dalam kamar itu
" Mungkin bang Irysad sudah berangkat kerja pagi tadi, karena aku tertidur larut malam, aku tidur sangat pulas jadi saat bang Irsyad pulang dan kembali berangkat kerja aku tidak mengetahui nya." Sindi masih mencoba berfikir positif terhadap suami nya
Sindi melangkahkna kaki nya di dapur, di angkat nya tutup saji di atas meja makan nya. terlihat masakan yang di masak nya kemarin sore masih utuh, semalaman Sindi juga tidak menyentuh makanan nya karena berfikir ia akan makan bersama dengan suami nya setekah bang Irsyad pulang dari kerja nya
Sindi terduduk di kursi dengan mulut menganga dan tangan menutupi mulut nya yang terbuka itu, Sindi begitu kaget melihat semua bagian rumah nya masih nampak sama seperti kemarin berarti semalam bang Irsyad tidak pulang ke rumah, Ucap Sindi dengan lirih
" Tapi kemana bang Irsyad pergi, ponsel nya juga tidak aktif, apa terjadi sesuatu sama bang Irsyad di jalan saat dia pulang kerja." Sindi begitu kalut memikirkan hal yang buruk yang bisa saja menimpa suami nya.
...🌷🌷🌷...
Di tempat kediaman rumah keluarga Pamungkas hati mommy sesak banget, ia bingung ini kenapa dada nya, padahal ia tidak punya sakit sesak nafas, terus apa ini. mommy berbicara sendiri
__ADS_1
Daddy yang melihat istri nya mengeluarkan keringat dingin bingung dan langsung menghampiri nya
" Sayang, adik kenapa?." Tanya Bagas
" Mas, adik tidak tahu, kenapa beberapa hari ini dada adik sesak banget mas, padahal adik tidak punya sakit sesak nafas, kenapa ya mas, adik kefikiran anak-anak mas." Ucap Tika sambil menahan rasa sakit di dada nya, Bagas langsung berlari ke dapur untuk mengambilkana air hangat untuk istri nya, putra putri Bagas yang melihat daddy berlari jadi ikut panik
Hayo tebak, kelanjutnya bagaimana kakak
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
__ADS_1
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...