
Setelah meminta restu dari kedua orang tua Bianca sekarang beralih kepada kedua orang tua Lian, Lian dan Bianca bersimpuh di hadapan kedua tua Lian
" Daddy, Mommy." Panggil Lian dan Bianca
" Iya nak." Jawab Bagas dan Tika
" Dad, Mom kami mohon doa restunya!!!!." Ucap Lian mewakili Bianca juga
Anakku, jika kau terus menghabiskan uang pada wanita dan dia tidak pernah bertanya apakah kamu perlu menabung atau berinvestasi, dan hanya terus menikmati uang tersebut, maka jangan menikahinya.
Anakku, seorang wanita bisa menjadi istri yang baik untukmu, beberapa bisa menjadi ibu yang baik untuk anak-anakmu, tetapi jika kamu telah menemukan seorang wanita seperti seorang ibu untukmu, anak-anak, dan keluargamu, tolong jangan biarkan dia pergi.
Anakku, jangan membatasi istrimu hanya di dapur. Bahkan pada zaman kami, kami punya lahan agar istri bisa bekerja setiap pagi. Di sanalah ‘kantor’ kami.
Anakku, jika aku berkata bahwa kau adalah kepala rumah, jangan lihat apa yang ada di sakumu; Lihat apakah kau akan melihat senyum di wajah istrimu nantinya.
__ADS_1
Anakku, jika kau ingin berumur panjang, biarkan istrimu bertanggung jawab mengurus gajimu. Akan sulit baginya untuk menghabiskannya saat dia mengetahui kebutuhan rumah dan tagihan untuk dibayarkan. Tetapi jika seluruh kebutuhan tersebut kau yang mengaturnya, maka istrimu akan terus bertanya dipakai untuk apa saja uangmu bahkan jika semuanya telah dihabiskan.
Anakku, jangan pernah melakukan kekerasan pada pasanganmu, rasa sakit di tubuhnya tidak ada bedanya dengan luka di hatinya. Kau akan berada dalam masalah hidup dengan wanita yang terluka.
Anakku, sekarang kau sudah menikah, jika kamu menjalani hidup seperti bujangan saat hidup bersama istrimu, maka nantinya kamu akan segera lajang lagi.
Anakku, jangan terlena saat kau mulai menghasilkan lebihbanyak uang, daripada menghabiskan uang pada wanita yang tidak tahu kerja kerasmu, maka habiskanlah uang untuk istrimu.
Anakku, saat aku melempar batu-batu kecil atau bersiul ke jendela rumah kakekmu, maka itu semata-mata untuk memanggil ibumu keluar, itu bukan untuk mengajaknya berhubungan seks. Itu aku lakukan karena aku sangat merindukannya.
__ADS_1
Anakku, ingat hal ini. Ketika kau mengatakan bahwa istrimu telah berubah, mungkin ada sesuatu yang telah kamu berhenti lakukan juga.
Anakku, ibumu mengendarai sepeda bersamaku sebelum aku mampu membeli mobil yang kini terparkir di luar sana. Wanita yang tidak tahan denganmu di saat penghasilanmu masih kecil, maka seharusnya ia juga tidak menikmati kekayaanmu.
Anakku, jangan bandingkan istrimu dengan wanita mana pun. Karena ia juga sedang menahan diri agar tidak membandingkanmu dengan pria mana pun.
Anakku, ada hal yang disebut dengan feminisme. Nah, jika seorang wanita mengklaim memiliki hak yang sama denganmu di rumah ini, bagilah semua tagihan menjadi dua bagian yang sama. Ambil satu bagian dan mintalah dia untuk mulai membayar yang lain.
Anakku, aku bertemu ibumu dalam keadaan ia masih perawan. Jika saat kamu bertemu istrimu ia sudah tidak perawan, maka jangan salahkan dia. Karena setiap wanita punya masa lalu dan harga diri yang harus ikut kamu jaga.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...