CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Mesya


__ADS_3

Mesya ikut dalam mobil Ray karena Langit tidak mau pisah dari Ray dan Mesya.


" Pak." Panggil Mesya


" Sya kita hanya berdua kenapa kamu masih memanggil pak, biasa nya juga abang, kangen tahu kamu panggil saya abang." ucap Ray tersenyum sedikit mencairkan suasana yang canggung ini.


" Maaf bang." jawab Mesya


" Tidak apa apa Sya, saya menyadari itu juga kok." jawab Ray


" Oh iya bang, kenapa tadi Langit bisa ikut." tanya Mesya sambil menatap Langit yang duduk di belakang sambil memainkan robot nya.


" Sebenar nya Langit tidak tahu Sya kalau kamu ada di acara itu, saat aku mau berangkat Langit menangis, mungkin Langit tahu kalau mau ketemu dengan bunda nya, seperti nya ikatan batin kalian itu sangat kuat Sya, dan aku juga kaget kalau ternyata kamu itu mahasiswi di kampus ayah dan jadi mahasiswi terbaik pula, seperti nya kita pernah bertemu atau bagaiamana ya Sya, saat kamu VC sama Langit seperti nya kita pernah bertemu sebelum nya deh." tanya Ray karena penasaran

__ADS_1


" Biasa aja bang, iya memang kita bertemu bang, saat pertama kali nya masuk ke kampus, kita bertemu di ruangan abang, saat itu abang kepo banget, tanya tanya P di nama ku itu siapa?." jawab Mesya


" Astagfirullah, iya aku ingat Sya, terima kasih, tapi kenapa kamu bisa bilang kalau aku kepo." Tanya Ray sambil menekankan kata kata kepo


" Lha abang tidak sadar apa, pertama bertemu langsung tanya tanpa ada basa basi dulu." Jawab Mesya


" Aku minta maaf ya Sya, tapi benar sekarang kekepoan ku tambah besar tahu." Tanya Ray


" Aku tidak mau orang orang berteman dengan ku gara gara nama keluarga ku bang, aku ingin hidup damai dan mempunyai teman yang benar benar tulus bukan pakai topeng di depan ku, dan di belakang mereka tidak tulus." jawab Mesya.


Mereka berdua terus berbicara sampai tidak terasa kalau mereka sudah sampai di cafe


" Sya ini benar cafe kamu? padahal abang dan teman serta klien sering datang kesini lho." ucap Ray

__ADS_1


" Benar kah bang, alhamdulilah kalau begitu, tapi ini bukan cafe Mesya sepenuh nya, ada 3 teman Mesya lagi yang ikut serta mengelolah cafe ini." jawab Mesya


" Ray, ayo masuk kenapa kalian berbicara di luar, berbicara berdua takut nya nanti akan menimbulkan fitnah nak." ucap Ayah Rio


" Baik yah, ayo Sya." jawab sambik menggendong Langit.


Tapi mereka semua tidak menyadari kalau di balik mobil Ray ada seseorang yang memotret Mesya dan Ray saat berbicara di depan mobil Ray, setelah mendapatkan foto Mesya dan Ray, orang tersebut keluar dari parkiran, niat awal orang itu adalah untuk mendinginkan hatu nya, eh malah bertemu dengan Mesya tapi dia sangat suka karena telah mempunyai foto dan melancarkan rencana selanjut nya.


Semua orang telah berkumpul di sana, bahkan Langit langsung turun dan ikut bermain denagn keponakan Mesya.


" Gas, putri kamu ternyata wanita hebat ya." ucap ayah Rio setelah mereka duduk semua


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2