CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 241


__ADS_3

"Ada apa??? Kenapa menangis, apa yang terjadi sebenar nya, kenapa kamu terlihat begitu khawatir pada anak anak hari ini." Tanya Irsyad pada sang istri.


"Ayo sayang, bicara pelan pelan ya, ceritakan pada abang." Lanjut Irsyad.


"Banggggg....aku bertemu dengan papa nya mas Ikbal, saat aku bertemu, dia sudah lebih dulu menemukan Omar, mereka terlihat sangat akrab, saat aku melihat nya dan papa nya mas Ikbal bisa mengenali jika Omar itu adalah cucu nya." Sindi bercerita pada suami nya.


"Aku sangat takut bang, aku takut dia akan mengambil Omar ku, hiks...hiks..hiks.." lanjut Sindi.


"Tenang lah abang kenal papa nya Ikbal, orang seperti apa, dia bukan orang seperti itu sayang." Jawab Irsyad yang mencoba menenangkan istri nya yang masih setia menangis


"Jika itu terjadi pasti bukan dia yang akan melakukan nya."Lanjut Irsyad.


Setelah pertemuan antara Omar dan diri nya, Danu tidak bisa tenang, dengan demikian di rumah ia juga ingin menemui Omar lagi, tapi ia juga tidak tahu harus mencari nya kemana.


Jika hanya meminta orang untuk mencari sekitar perumahan akan butuh waktu lama, sedangkan ia saat ini merindukan sosok Ikbal kecil nya itu. Danu belum menceritakan kejadian kemarin di taman pada istri nya. Karena saat ini Ajeng sedang sibuk untuk mempersiapkan pernikahan Dita putri nya yang hanya tinggal menghitung hari saja. Saat keluarga besar nya kumpul di rumah nya. Ternyata Fitri juga hadir.


Saat Danu bertemu dengan Fitri, ia langsung mengingat jika saat itu hanya adik ipar nya itu yang yang bersikap baik pada Sindi dan ibu nya Sindi.

__ADS_1


"Syukur lah kamu juga datang."ucap pada Fitri.


"Iya datang lah mas, keponakan sendiri nikah masa aku hanya diam diam saja sebagai tante nya." Jawab Fitri.


"Fitri apa aku bisa berbicara dengan mu?." Tanya Danu pada adik nya.


"Soal apa mas, seperti nya sangat penting." Ucap Fitri.


"Fitri apa kamu tahu dimana Sindi tinggal sekarang?." Tanya Danu.


"Untuk apa cari dia lagi, apa kalian lupa, bagaimana dulu kalian memperlakukan nya." Tanya Fitri.


"Tidak Fitri aku justru ingin meminta maaf pada nya, aku ingin memperbaiki kejadian di masa lalu itu." Jawab Danu.


"Sudah lah mas, biarkan Sindi memulai kehidupan baru nya dengan bahagia jangan lagi ganggu dia mas." Jawab Fitri.


"Jawab lah Fit." Ucapan Danu itu sudah terlihat keputusasaan, ia terlibat sangat sedih wajah nya, ia menundukkan kepala nya agar tidak terlihat, tapi Fitri jelas bisa melihat jika kakak nya sangat lah sedih.

__ADS_1


"Aku melihat cucu ku kemarin, dia sangat mirip dengan Ikbal saat kecil, aku bertahun tahun aku menahan kerinduan pada Ikbal dan kemarin aku bisa melihat Ikbal ku kembali di sosok anak itu, dialah cucu ku, mangka nya aku ingin bertemu dengan ibu nya.


"Tapi Sindi tidak memperbolehkan aku berbuat banyak hal saat itu, ia mengambil Ikbal ku dan membawa nya pergi." Ucap Danu.


Danu berkata dengan air mata yang mulai mengalir, dan Fitri bisa melihat nya dengan jelas.


"Baiklah aku akan memberikan alamat Citra." Jawab Fitri.


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...

__ADS_1


__ADS_2