CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 157


__ADS_3

" Bang, jangan dengerin kak Kay, sebenarnya ya bang, dari segi penampilan kak Kay itu seperti wanita dewasa, tapi nanti kalau sudah nikah ya bang, saat kalian kumpul ber tiga sama Cio, Meysa yakin nanti yang seperti anak kecil adalah kak Kay, bukan Cio." Jelas Mesya sambil berjalan, Sandi sangat tertarik dengan ucapan calon adik iparnya itu


" Maksudnya Mey?." Tanya Sandi


" Dek." Cegah Kay pada Mesya agar tidak bicara macam-macam pada Sandi


Mereka bertiga duduk di meja bulat yang terletak di stand kedai es cream.


" Kak Kayla itu suka banget sama es cream bang, dari anak mommy dan daddy hanya kak Kay yang gak bisa bela diri, setiap di ajarin pasti ujung-ujungnya nangis, dia bisa berhenti jalau udah di kasih es cream, kan Mesya yang anak paling bungsu seharusnya kan Mesya yang paling manja nah ini bukan Mesya yang manja malah Kak Kay yang manja, semua abang-abang saat tahu kalau abang Sandi yang akan menikah dengan kak Kay bernafas lega, setidaknya abang sudah berlatih dari Cio waktu kecil, jadi nanti kalau kak Kay manja, bang Sandi sudah bisa mengatasinya. dan kami percaya kalau bang Sandi akan menjaga kak Kay dengan sekuat jiwa raga abang.." Ucap Meysa


" Terima kasih kalau kalian percaya sama saya, saya berjanji akan selalu menjaga Kay dengan sepenuh jiwa raga saya, kalau bisa nyawa taruhannnya." Jawab Sandi


" Bang, kami tidak butuh dengan janji-janji abang yang kami butuhkan adalah bukti bang, cukup jaga sayangi kak Kay, sudah buat kita cukup bahagia bang, contohnya aja seperti Pilkada bang, saat masih proses pilih memilih janji-janji bertebaran tapi saat sudah terpilih mereka lupa, dan Meysa tidak mau kalau bang Sandi begitu pada kami, karena kami sudah mempercayai kakak sepenuhnya pada abang." Jelas Meysa dan membuat Kayla tertawa

__ADS_1


" Dek, emang kakak seperti caleg gitu?." tanya Kay


" Iya iya lah kak, kan bang sandi sudah milih kakak, berarti kalian berdua harus bisa melewati ini semua dengan baik jangan sampai yang satu ke kiri yang satu ke kanan, kapan dong jalan barengnya." Ucap Mesya


" Siap bu Komandan." Jawab Kayla dan Sandi bersamaan


" Emang Mesya mau jadi bu Komandan gitu, seperti Mommy."


" Ya ya ya, lihat saja nanti ya kak, Meysa tidak mau berharap terlalu tinggi." Ucap Mesya


Mereka bertiga menikmati es cream yang sudah mereka pesan, tiba-tiba ponsel Mesya bergetar menandakan kalau ada telp masuk


" Hallo, Assalamualaikum."

__ADS_1


" Bai, saya akan kesana sekarang, tunggu saya 5 menit lagi ya."


" Kak, mobil Meysa bawa ya, bang nitip kak Kay, awas saja kalian belum sah jangan macam-macam, pulang harus utuh lagi bang," Ucap Mesya berdiri sambil mengacam calon abang iparnya


" Sipp beres, tenang aja." Ucap Sandi sambil tertawa, baru ada seorang gadis yang berani mengancam dia dan posisinya adalah adik iparnya sendiri


" Dek, kok kakak di tinggal sih."


" Adik percaya sama kalian berdua, nanti kalau mommy minta penjelasam, Mesya siap bantu untuk memberi penjelasan ke mommy kok, jadi tenang saja ok." Ucap Mesya sambil mencium tangan Kayla lalu mencium pipi kayla juga


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


__ADS_2