
Sandi tertawa kecil dan merasa menang, lalu memeluk istrinya dan mencium keningnya
" Mas, di minum mumpung masih hangat." Ucap Kayla sambil memberikan lemon tea hangat kepada Sandi
" Kalau mas kedinginan kan bisa peluk adik." Sandi mengambil gelas yang berada di tangan istrinya
" Seger sayang, di badan jadi hangat, terima kasih." Sandi mengusap kepala Kayla dan memeluknya lagi, terasa sehatiab meninggalkan istrinya, rindu yang begitu dalam dirasakan oleh Sandi, benar memang apa yang di katakan oleh Dillan, kalau rindu itu berat
" tadi klien dari mana mas?, terus makan malam dimana? dan sama siapa saja?." Kayla mencecar suaminya dengan beberapa pertanyaan langsung
" Seperti lagu aja kamu sayang, kalau bertanya kamu dimana, dengan siapa dan sekarang berbuat apa, hahahaha...." Sandi malah tertawa mengingat lagu itu
" Mas, adik serius." Kayla memukul pelan lengan suaminya
" Iya sayang, gitu saja sudah marah, tadi klien dari singapura, terus makan malam di restoran bang Juna, klien ada 3 orang laki-laki satu perempuan, terus mas juga ada Riko dan...." Sandi menghentikan ceritanya mau lihat ekspresi Kayla yang begitu ingin tahu
" Ada siapa mas?." Kayla langsung menyambut dengan pertanyaan lagi begitu Sandi berhenti bercerita
" Mas kan sudah bilang tadi siang sama siapa. Sandi sengaja menggoda istrinya
" Ohhhhh....mak lampir cantik di lantau sembilan itu, yang seksi juga itu ya..." Kayla langsung memajukan bibirnya dan memalingkan pandangannya ke TV tanda tidak suka tapi mau gimana lagi suaminya pasti akan selalu berurusan dengan dia
__ADS_1
" Adik cemburu sayang." Sandi memeluk Kayla dari belakang
" Iya, dia selalu bersama mas." Suara Kayla terdengar agak ketus
" Tapi kan mas milik adik sayang, dan adik milik mas selamanya." Sandi merayu istrinya
Kalau sudah berkata seperti ini Kayla terasa luluh hatinya, sejuk seperti di guyur air dingih di saat suhu yang panas, Kayla senyum-senyum sendiri dan sudah di pastikan kalau hatinya lagi berbunga-bunga
" Kenapa sih, suani selalu menang dengan kata-kata seolah-olah istrinya tidak memperdulikannya dan menjadikan dosa." Kayla memutar tubuhnya menghadap Sandi
" Karena suami yang akan mempertanggung jawabkan semua perbuatan istrinya di hadapan Allah, jadi sungguh berat beban yang harus di tanggung oleh suami jika tidak bisa membimbing istrinya." Sandi mengusap rambut istrinya yang cemberut
" Mas sih nyebelin, Kayla kan tidak suka mas deket dengan wanita lain, apalagi dia." Kayka menekankan kata Dia supaya menjadi pengingat untuk suainya
Sandi menggenggam tangan Kayla." Iya, mas hanya sebatas bekerja dan sekarang ada Riko yang bisa membantu mas untuk tidak selalu berurusan dengan Dia."
" Syukur deh mas, sekarang sekretaris mas laki-laki, Kayka jadi lebih tenang."
" Tapi adik juga harus ingat syaang, mas tidak akan pernah rela melihat adik berdekatan dengan laki-laki lain." Peringatan keras dari Sandi untuk Kayla
" Oke, emang adik mau ketemu sama siapa mas, kan kantor adik sebentar lagi juga pindah kesini, dan adik sekarang juga masih libur." Jawab kayla
__ADS_1
Pokoknya tidak boleh dimanapun berada sayang." Sandi mencolek hidung Kayla, sifat posesif dari Sandi mulai muncul
" Tidur yuk mas, ngantuk....huamm...." Kayka menguap dan tidak menutup mulutnya
...🌷🌷🌷...
...**To be continued ❤...
...Pengumuman ya kak, Insya Allah pada tanggal 14 februari 2021, saya akan mengumumkan Give Way tahap ke dua ya kak, jadi silahkan bagi kakak semua yang mau ikut dalam Give Way ini...
...Ini adalah kategorinya ya kak...
...1. 2 orang dengan Vote terbanyak...
...2. 2 orang dengan komentar terbanyak...
...3. 1 orang dengan membagikan cerita saya ke tetangga, saudara, dan teman-teman kakak semua, tapi dengan menunjukan bukti ya kak...
...Semuanya ada 5 orang ya kak, tapi akan saya tambah lagi dengan Comentar yang paling unik...
...Terima kasih...
__ADS_1