CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 150


__ADS_3

" Ya Allah apakah ini jawaban yang Engkau berikan kepada hamba, dengan segala banyak petunjuk yang telah Engaku berikan kepada hamba, apakah ini pertanda hamba harus menerima mas Sandi sebagai suami hamba Ya Allah, bismillah, semoga jalan yang hamba ambil tidak salah, Ya Allah berkahi langkah hamba untuk menjadi ibu untuk Cio dan istri sebagai mas Sandi, Amin." Doa Kayla dalam hati


" Bunda kenapa diam? kenapa bunda tidak menjawab pertanyaan Cio?." Tanya Cio dengan penuh pengharapan


" Cio sayang, bunda mau kok jadi bundanya Cio, bunda juga mau menikah dengan Ayah, tapi Cio mau tidak bantuin bunda untuk kasih kejutan buat ayah." Ucap Kay


" Apa bunda, Cio mau kok, asal bunda mau jadi bundanya Cio." tanya Cio


" Nanti kan kita bertiga keluar bersama-sama Cio janji ya jangan bilang kalau bunda mau jadi bundany Cio, biar ayah saja yang bertanya sama bunda ok sayang." Ucap Kay

__ADS_1


" Baik bunda, Cio janji sama bunda, biar ayah juga berusaha seperti Cio." Ucap Cio dengan sombongnya


" Siiiip, ini baru putranya bunda." Puji Kay pada Cio


Kayla dan Cio bergandengan tangan menuruni anak tangga untuk menuju ruang tamu, yang semua sudah ada di sana, Kayla yang melihat Sandi sedang menikmati teh dan cemilan disana.


" Cio sudah tahu ya kamarnya bunda?." Tanya Tika


" Cio..." Panggil Sandi

__ADS_1


" Tidak apa-apa nak Sandi, kami malah seneng lihat anak yang banyak bertanya. Cio, kalau panggil omma Tika omma ya, jadi kalau panggil omma panggil nenek uyut saja ya." Ucap Omma


" Siap nenek uyut, kakek uyut, oppa." Panggil Satu persatu Cio untuk semuanya disana, semuanya tertawa melihat


" Ayah tadi Cio kan masuk di kamarnya bunda, kamar bunda luas sekali yah, seperti kamar ayah di rumah, tapi kamar bunda harum banget seperti bunga melati yah, banyak foto-foto di kamar bunda, kata bunda itu foto saudara-saudara bunda, tapi masih ada yang kurang yah, belum ada foto ayah dan Cio di kamar bunda, nanti kalau kita di jalan-jalan lagi, kita foto ber tiga ya yah, agar di kamar bunda ada foto Cio dan ayah," Ucap Cio sambil menceritakan apa saja yang ada di kamar bundanya


" Sayang, kita pamit dulu yuk sama omma oppa, nenek uyut dan kakek uyut ya." Ucap Sandi karena tidak enak dengan apa yang sudah di bicarakan oleh Cio barusan, jujur Sandi sangat malu karena ucapan Cio tidak di filter dulu


" Baik yah, omma oppa nenek uyut dan kakek uyut Cio pulang dulu ya, eh keliru Cio mau jalan-jalan dulh sama ayah bunda, ingat ya Cio pasti kesini lagi kok jadi jangan kangen Cio dulu, Cio tahu kalau Cio itu tampang mangkanya di sekolah banyak yang kejar-kejar Cio, katanya ingin jadi pacar Cio, padahal kata bunda tidak boleh pacaran dulu, disruuh sekolah yang pintar agar bisa jadi orang sukses seperti ayah, kalau sudah sukses baru cari deh istri, Cio juga mau punya istri seperti bunda, oiya kalau kangen sama Cio boleh kok telp Cio, no ponsel Cio ada di bunda, bunda sudah save no cio." ucap Cio

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2