CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 264


__ADS_3

Irsyad menelan savila nya dengan kasar, pikir nya dalam hati.


"Jika Sindi belum bisa benar benar melupakan laki laki ber pipi lesung tersebut, Seperti Ikbal, atau jangan jangan Sindi masih menyukai Ikbal, lihat saja begitu ia bertemu laki laki dengan lesung pipi di wajah nya, ia langsung terpesona dan melupakan ku." Guman Irsyad dalam hati.


"Bang..." Ucap Sindi.


Irsyad sudah di buatkan oleh rasa cemburu nya, ia menarik tangan Sindi dan membawa nya segera ke arah parkiran mobil.


"Bi tolong bawa anak anak saya pulang dengan menggunakan taksi online ya, sudah saya pesan kan jadi bibik tinggal naik saja." Ucap Irsyad dengan menarik tangan Sindi.


Bibik hanya bisa menyaksikan drama yang di mainkan suami istri itu, selama mereka menikah baru kali ini bibik melihat Irsyad begitu cemburu.


"Bang, abang mau bawa aku kemana, terus anak anak." Ucap Sindi belum selesai sudah di sahut oleh Irsyad.


"Anak anak biar sama bibik, sekarang abang harus terlebih dahulu mengurus kamu dulu.Ucap Irsyad.


"Ada apa sih bang???."


Sindi berulang kali meminta Irsyad memutar kembali kendaraan nya dan membawa anak anak nya, tapi Irsyad sama sekali tidak bergeming, Sampai mereka tiba di rumah, Irsyad masih menarik tangan istri nya dan membawa nya ke kamar.

__ADS_1


Srakkkk.


Dengan kasar Irsyad membuka pakaian Sindi lalu membuang ke lantai.


"Bang, apa yang abang lakukan??? Ini gaun baru bang, bagaimana abang bisa tidak hati hati membuka nya sihhh." Ucap Sindi.


"Bukan nya abang bilang kalau gaun itu harga nya mahal." Lanjut Sindi yang masih tidak mengerti dengan sikap suami nya itu.


"Aku masih bisa mampu membelikan gaun seperti itu, kamu minta beli butik nya pun, aku mampu untuk membelikan nya." Jawab Irsyad dengan sorot mata yang tidak bisa di arti kan lagi.


"Cepat pergi mandi dan bersihkan badan kamu iti, aku tidak ingin bau tubuh laki laki itu menempel di tubuh kamu." Ucap Irsyad sambil mendorong tubuh istri nya masuk ke dalam kamar mandi.


Irsyad menaruk Sindi lalu menangkup wajah istri nya.


"Kamu tanya aku kenapa? Harus nya aku yang tanya kamu kenapa bisa bisa nya melakukan hal memalukan seperti itu di tempat umum." Jawab Irsyad.


"Apa selama ini aku belim cukup memuaskan mu hmmm??." Tanya Irsyad.


"Sampai kamu begitu tidak gahu malu nya memeluk laki laki lain." Lanjut Irsyad.

__ADS_1


"Ha ha ha ha." Sindi terkekeh, ia sangat puas menertawakan suami nya yang sedang cemburu buta.


"Jadi abang cemburu????, Ha ha ha ha." Tanya Sindi.


"Kenapa kamu tertawa, mengejek ku?." Tanya balik Irsyad.


"Tidak bang, abang salah paham, laki laki yang aku temui di resepsi pernikahan Dita tadi, dia itu anak dari sepupu mama ku bang." Jawab Sindi.


"Kita itu saudara, karena sudah sangat lama kita tidak bertemu kami begitu senang, untuk mengungkapkan kerinduan kami, apa salah kami berpeluka??? Kita itu saudara bang jangan salah paham lagi ya suami ku tersayang." Ucap Sindi sambil membelai rahang suami nya yang sedikit di tumbuhi rambut rambut halus.


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak dan saya minta maaf baru bisa up hari ini...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...

__ADS_1


__ADS_2