CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 78


__ADS_3

" Ayo masuk pa nak, bersih-bersih dulu baru kita ngobrol di dalam ya, apa ya enak ngobrol dengan masih mengenakan seragam kerja." Ajak mama Citra


" Iya ma." Jawab Papa Angga dan Irsyad bersamaan


Mereka bertiga masuk ke dalam rumah, Irsyad masuk ke dalam kamar Sindi yang sudah tahu di mama letak kamar Sindi saat akad nikah waktu itu


Ceklek


Pintu kamar Sindi terbuka


" Eh kemana Sindi kok tidak ada." Irsyad berbicara sendiri, lalu Irsyad melihat ada baju serta mendengar suara gemericik air dari arah kamar mandi


Irsyad langsung melepas kemeja dan dia bertelanjang dada


Ceklek pintu kamar mandi terbuka, Sindi hanya menggunakan handuk yang melilit tubuh nya saja, Sindi tidak tahu kalau suaminya sudah ada di dalam kamar begitu pun sebaliknya Irsyad tidak tahu kalau istrinya sudah keluar dari kamar mandi


" A....abang." Ucap Sindi yang tergagap dan kaget saat tahu kalau suami nya ada di dalam kamar

__ADS_1


" Sin." Irsyad juga tidak kalah kaget


Mata mereka saling bertemu membuat fikiran mereka kosong, yang ada hanya rasa mengagumi, entah siapa yang maju duluan, posisi mereka saat ini sudah saling berhadapan


" Bang Irsyad begitu gagah, ada bulu rambutnya di dada bang Irsyad, ahhh bang kenapa aku berfikiran mesum begini." isi fikiran Sindi


" Sin, kenapa semakin ke sini tubuh kamu begitu menggodaku Sin, aku laki-laki normal yang butuh sentuhan juga, apa lagi saat ini kamu istri ku Sin." isi Fikiran Irsyad


Irsyad meraih tangan Sindi lalu menarik ke lehernya, sedangkan Ikbal meletakkan tangannya di pinggang Sindi, Irsyad mulai mencium kening Sindi dengan lembut dan lama, hati Sindi begitu senang dan tenang saat di perlakukan oleh suaminya


" Bang." Panggil Sindi yang berada di pelukan Irsyad


" Eh, maaf Sin, maaf, bukan maksud abang lancang Sin." Ucap Irsyad yang merasa kalau di sudah bertindak berlebihan pada Sindi


" Tidak apa-apa bang, Sindi kan juga istri abang." Ucap Sindi


" Jujur abang sudah mulai nyaman Sin berada di sisi kamu, abang tidak mau jauh dari kamu dan baby." Jawab Irsyad

__ADS_1


" Kenapa abang punya fikiran yang sama seperti aku, aku yang dulu tidak pernah merasakan seperti ini meskipun saat bersama mas Ikbal, tapi ini rasa apa? apa aku sudah mencintai bang Irsyad, anak yang di dalam kandunganku juga begitu, saat bersama bang Irsyad aku tidak pernah merasakan mual, tapi saat tidak berdekatan dengan bang Irsyad kenapa mual itu langsung ada, apa ini yang di namakan ikatan batin, padahal kan anak ini bukan anak bang Irsyad secara biologis." Ucap Sindi dalam hati


" Sin." Panggil Irsyad dan Sindi tersadar dari lamunannya


" Iya bang," jawab Sindi


" Sana pakai baju kamu, jangan salahkan abang kalau abang nanti kilaf sama kamu Sin, abang ini juga laki-laki normal." Ucap Irsyad yang membalikkan badannya Sindi dan mendorong agar memakai baju di dalam kamar mandi


Pada pukul 5 sore semua keluarga Wibisono sedang berkumpul di ruang tengah, mereka senang karena moment seperti ini sangat langkah


Setelah sholat magrib Irsyad mengajak pulang ke rumah mommy dan daddynya, dari keluarga Sindi semuanya telah memberi ijin untuk Irsyad mengajak Sindi ke kota Malang, sekarang Sindi dan Irsyad sudah di dalam mobil untuk menuju ke rumah keluarga Pamungkas


...🌷🌷🌷...


...Hai kakak-kakak semua, untuk Giveaway akan saya umumkan akhir bulan ya kak, Semangat...


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


__ADS_2