CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
CDD 70


__ADS_3

Bagas masih melihat-lihat pernak-pernik bayi dan itu membuat Bagas tersenyum-senyum sendiri


" sayang kamu ngapain di sini?


Bagas mendengar ada yang memanggilnya dengan sayang tapi itu bukan suara istrinya, Bagas tidak menghiraukan


perempuan yang memanggil Bagas merasa di abaikan sama Bagas langsung mendekatinya


" sayang


Bagas menoleh dan betapa kagetnya Bagas


" ngapain kamau disini? tanya Bagas pada Dinda,


ya betul perempuan itu adalah Dinda mantan kekasih Bagas


" kamu ngapain sayang, di tempat bayi, kan kita belum menikah, apa sayang mau menyiapkan semuanya?


" aku tanya kamu, ngapain kamu disini? (suara Bagas agak meninggi)


" sayang aku tadi belanja di sana tapi melihat kamu ya aku datangi aja kamu kesini


" jangan panggil aku sayang lagi, kita sudah tidak ada hubungan lagi

__ADS_1


" aku tidak mau putus sama kamu sayang, aku masih cinta sama kamu


" kita sudah tidak ada kecocokan lagi jadi lebih baik kamu mencari pengganti aku saja. di luar sana masih banyak lelaki yang lebih baik dari aku,


dari kejauhan Tika melihat suaminya sedang beradu mulut sam seorang perempuan jadi Tika segera mendekat, takut kalau nanti suaminya tidak bisa mengendalikan amarahnya


" mas ada apa, (Tika mendekati Bagas)


" tidak apa-apa sayang, ayo kita pergi ke kasir dulu, ini sudah selesai semuanya kan?


" iya mas


Bagas menggenggam tangan Tika untuk pergi dari Dinda dan menuju kasir


Dinda yang melihat itu geram dan mengepalkan tangannya, Dinda menunggu Bagas dan perempuan yang dipanggil sayang sama Bagas di luar untuk meminta penjelasan, sebenarnya Dinda mau minta penjelasan di tempat itu tapi sudah banyak yang melihatnya jadi Dinda mengurungkan niatnya itu


" sayang siapa perempuan ini? (Dinda menunjuk pada Tika dengan tatapan tidak suka)


" mas !!! (Tika bingung)


" bukan siapa-siapa sayang, ayo kita pulang,


Bagas melangkah meninggalkan Dinda, tapi baru berapa langkah Dinda yang emosinya sudah di ubun-ubun langsung menarik tangan Bagas,

__ADS_1


" sayang jelasin dulu siapa dia?


" maaf sebelumnya, mas mbak kalau memang kalian ada masalah segera selesaikan dulu, saya akan ke mobil, dan pesan saya kalau bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin ya jangan dengan marah-marah tidak enak dilihat orang, lihat sudah banyak yang melihat kalian, saya permisi dulu, mas adik tunggu di mobil ya


" hai siapa yang suruh kamu pergi ******, (Dinda menarik tangan Bagas)


" hentikan ucapanmu (Bagas berteriak lantang kepada Dinda karena tidak terima Tika dikatain xxxxx oleh Dinda)


" dia memang xxxxx, itu sangat pantas buat dia (sambil menunjuk kepada Tika),


deg


Tika yang mendengar itu kaget,


" mbak maaf sebelumnya tolong berhentilah berteriak karena banyak orang yang melihat kita


" ngapain aku harus berhenti berteriak, mereka semua biar tahu kalau kamu itu xxxxx, iya kamu itu xxxxx


" hentikan Dinda, kalau kamu tidak berhenti akan aku robek mulut kamu itu


" ha ha ha (Dinda tertawa) apa yang kamu lihat dari ****** ini hah (Dinda berbicara sama Bagas), apa kamu sudah tidur dengan dia?


" hai xxxxx, jawab pertanyaanku, apa kamu memberikan tubuh kamu ke Bagas, berapa Bagas memberi uang sama kamu, hai ibu-ibu lihat lah dan sini (banyak orang-orang yang berdatangan menghampiri Bagas, Tika dan Dinda)

__ADS_1


 


jangan lupa like, vote, coment ya kakak


__ADS_2