CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 212


__ADS_3

Setelah kelahiran cucu nya, Citra sering ke rumah Tika, Citra ke sana di antar oleh Sita, terlihat Citra begitu sangat bahagia melihat cucu laki laki nya lahir dengan selamat, dan hari ini akan ada syukuran atas kelahiran putra dari Irsyad, Sindi dan Irsyad sepakat memberi nama Omar Sharim Maqil Pamungkas yang arti nya adalah anak pertama yang tegas dan cerdas, nama yang sudah di siapkan oleh mendiang ayah kandung nya, yang masuk di dalam surat nya dulu, Irsyad hanya menambah Pamungkas di belakang nama putra nya, acara demi acara telah selesai di laksanakan dengan lancar dan penuh hikmah. Keesokan hari nya Devi datang membawa bingkisan di tangan nya, dengan langkah pasti ia mendatangi rumah Irsyad, untuk menemui Sindi, setiba nya Devi sampai di rumah besar itu, Devi di sambut hangat oleh mommy yang memang cukup mengenal baik siapa Devi itu, mommy membawa Devi menemui Sindi yang sedang duduk memangku bayi nya di dalam kamar.


"Selamat ya, akhir nya kamu menjadi seorang ibu sekarang." Ucap Devi pada Sindi


"Mbak Devi terimakasih." ucap Sindi dengan senyum mengembang di wajah nya.


"Kamu seperti nya bahagia banget ya." ucap Devi.


"Mbak Devi." Sindi mengerutkan dahi nya yang bingung dengan ucapan teman dari suami nya

__ADS_1


"Aku seneng banget lihat kamu bahagia Sin, tapi jujur aku juga sedih melihat kamu bahagia." kata kata yang baru saja di ucapkan Devi berhasil menghilangkan senyuman di wajah Sindi.


"Kamu tahu Mela? dia sangat mencintai Irsyad, bahkan sejak masih duduk di bangku SMA, cinta mereka di mulai dan mungkin sampai saat ini cinta itu masih ada,, tapi saat melihat kamu tersenyum bahagia, aku eh, aku ini bicara apa sih, maafkan mulut ku yang bicara sembarangan ini Sindi." Ucap Devi yang sengaja mengatakan itu agar ke dua sahabat nya bisa bersatu, Devi memang paham kalau yang di ucap kan itu telah menyakiti hati Sindi, tapi ia tidak mau kalau hati sahabat nya sakit karena melihat Sindi bahagia.


"Kenapa aku merasa aku ini seperti wanita yang merebut sesuatu yang tidak di takdir kan untuk ku." ucap Sindi dalam hati nya,


"Aku tahu mbak, aku juga merasa jika bang Irsyad memang tidak pernah memiliki cinta untuk ku di hati nya, tapi aku sangat membutuhkan nya mbak, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan sekarang, apa aku harus melepaskan nya atau menahan nya bersama ku."Ucap Sindi pada Devi.


"Sindi aku mengerti, ini berat untuk kamu, kau tahu sendiri orang tua Irsyad selalu memaksakan nya agar segera menikah, karena mereka menginginkan seorang cucu untuk meramaikan rumah nya mungkin karena itulah Irsyad memilih mu dan menikahi mu tapi sejujur nya hati nya hanya ada Mela seorang saja, mungkin kamu memang sangat mencintai nya tapi, bukan kah jika kita menahan nya bersama dengan kita bukan hanya 1 hati yang akan tersakiti tapi 3 hati akan merasakan nya tapi jika kita melepaskan nya mungkin kita akan merasa sakit untuk sesaat tapi melihat nya bahagia bukan kah itu juga kebahagiaan untuk kita." Ucap Devi

__ADS_1


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...

__ADS_1


__ADS_2