
" Gak apa-apa son, emangnya kamu suka sama siapa, hmm, perempuan mana yang sudah membuat seorang Lian yang susah sekali berdekatan sama perempuan sekarang malah sebaliknya." Ucap Daddy
" Daddy, abang malu."
" Cerita nak, benar apa yang di bilang sama Daddy kamu nak." Ucap Mommy
" Perempuan yang di maksud adalah Bianca Mom, Dad." Jawab Lian, sedangkan ke dua orang tuanya tersenyum setelah mendengar jawaban dari putranya
" Kenapa kamu tidak mencoba untuk berkenalan nak?."
" Gimana mau berkenalan mom, di antar pulang saja tidak mau."
" Son, apa kamu tidak mendengar alasannya apa tadi dia menolak kamu untuk mengantarnya, dia bukan menolak son, tapi menurut Daddy dan Mommy dia benar untuk mengambil jawaban, dia tahu batasan antara laki-laki dan perempuan, coba kamu tanya sama kakak iparmu, juga dengan adik-adik perempuan kamu, kelihatannya mereka dekat banget, tadi adik kamu juga sudah ngobrol lewat telp, sedangkan kakak ipar kamu kan memang temannya jadi apa salahny kamu tanya, dan nanti kalau kamu benar-benar bersungguh-sungguh sama dia dan dia tidak memiliki seorang yang spesial segera kasih tahu Daddy dan Mommy ya, biar kamu segera ta'aruf sama Bianca kalau bisa segera menikah saja nak." Solusi tegas dari sisi sang Daddy
" Iya nak, kamu jangan sekali-kali mempermainkan perasaan seorang gadis, mommy melihatnya dia gadis yang baik-baik, Insya Allah akan mommy bantu kamu sayang." Tika ikut memberi solusi kepada putranya
__ADS_1
" Iya mom, doain abang ya mom dad, semoga berhasil dan Bianca bukan milik siapa-siapa." Ucap Lian
" Doa terbaik mommy dan daddy selalu menyertai kalian sayang, putra putri kita." Ucap Mommy
🌹🌹🌹
Tika dan Baga sudah berada di dalam kamarnya
" Sayang, mas ingin ketawa melihat Lian yang jatuh cinta." Ucap Bagas
" Namanya anak remaja ya sayang, kayak malu-malu gitu tapi nanti kalau sudah menikah , emmm gak ada tuh malu-malu." Ucap Bagas
" Ih mas ini, jangan gitu mas, biarkan mereka berkembang sesuai dengan usianya mereka mas, yang terpenting kita sebagai orang tua mendukung saja selagi masih di jalur agama." Jelas Tika
" Iya sayang, mas tahu, mas cuma ingat sama kita muda duly gimana gitu, eh sekarang ternyata kita sudah tua ya sayang, apalagi sebentar lagi kita mau menjadi nenek dan kakek."
__ADS_1
" Iya ya mas, ternyata kita sudah tua, emmm yangvterpenting kita masih romantis ya mas." Ucap Tika
" Harus dong, kita harus tetap romantis sampai kapan pun, meskipun nanti kita sudah mempunyai cicit, kita nanti juga akan berjalan bersama-sama dengan cucu dan cicit kita untuk menikmati masa-masa tua kita ya sayang."
" Iya mas, semoga kita di beri umur yang panjang, agar kita bisa melihat cucu dan cicit kita, dan kita akan selalu romantis, saling menyayangi sampai maut memisahkan kita." ucap Tika dengan tetesan air matanya
" Sayang kenapa menangis, hm.?." Tanya Bagas sambil mengusa air mata istrinya
" Adik cuma membayangkan bagaimana kalau di antara kita berdua ada yang menghadap sang Khaliq dulu mas, terus belum sempat melihat cucu dan cicit kita." jelas Tika
" Jangan begitu, kita harus berdoa agar selalu di beri kesehatan, dan umur yang panjang oke ya sudah jangan menangis lagi, kalau besok anak-anak lihat mata mommynya sembab pasti anak-anak akan menyerang mas sayang, apa adik mau kalau mas di tanya-tanya sama mereka apalagi si Mesya, putri yang pling bontot tapi ampun dah kalau bertanya pasti sampai akar-akarnya." Ucap Bagas frustasi disaat membayangkan Mesya yang cerewet sekali, sedangkan Tika langsung diam dan malah tertawa
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1