CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 102


__ADS_3

Sedangkan Lian kaget apa yang di ucapkan oleh sepupunya Bianca, tentang siapa sebenarnya Bianca, kenapa sampai memakai bodyguard juga, terus perjodohan, apa Bianca akan di jodohkan sama laki-laki lain, " Ah bisa telat kalau aku tidak bergerak cepat, aku harus tanya yang sebenarnya sama Bianca, aku gak peduli Bianca siapa, dari keluargaku juga tidak memandang status sosial kok." Ucap Lian dalam hatinya serta fikirannya sedang berkecamuk


" Vi." Teriak Bianca


" Sudah sana tidak apa-apa kok, kak jaga sepupuku ya, jangan di apa-apain kalau sampai tergores sedikit pun, akan aku hajar kamu,." Ucap Olivia yang tegas serta memberi ultimatum pada Lian


" Siap aku antarkan Bianca utuh tidak kurang suatu apa pun." Jawab Lian


" Oke, aku pegang kata-kata kakak, pantang seorang laki-laki mengingkari janjinya


" Ayo Bi." ajak Lian pada Bianca


" Tapi kak!." Jawab Bianca


" Sudah, kamu jangan membantah, tadi kan sepupu kamu sudah kasih amanah pada aku untuk anterin kamu pulang, jadi aku harus tepati amanah yang sudah di berikan pada ku." Jawab tegas Lian


" Kamu tunggu disini apa ikut aku ke meja teman-temannku karena aku belum pamit pada mereka?." Tanya Lian


" Aku disini ya kak, gak enak laki-laki semua disana.: Jawab Bianca


" Oke, jangan kabur ya, aku cuma pamit bentar aja." Ancan Lian dan di anggukin oleh Bianca


Lian berjalan ke meja teman-temannya


" Wih bro grecep banget kamu?, tau-tau kamu dah ada disana aja." Ucap Sandi

__ADS_1


" Aku pulang dulu ya?." Ucap Lian


" Masih sore bro, gak biasanya kamu pulang jam segini, jangan bilang kalau kamu mau antar tuh perempuan."


" Emmm." jawab Lian


🌹🌹🌹


Di dalam mobil tidak ada pembicaraan sama sekali, Lian melihat jam juga masih sore dan terdengar suara Adzan yang berkumandang menandakan kalau waktu sholat Isya'


" Ekhem, Bi, kita cari Masjid dulu ya,."


" Iya kak,"


🌹🌹🌹


" Kak, nanti aku turun di depan sana aja ya kak." Ucap Bianca


" Kenapa Bi, aku anter sampai rumah, ingat pesan sepupu kamu tadi."


" Gak usah kak, rumahku masuk ke gang kecil, mobil kakak pasti tidak akan muat kalau masuk." Jawab Bianca sambil memalingkan wajahnya ke arah luar kaca


" Bi," Panggil Lian


" Bianca." Panggil Lian lagi

__ADS_1


" Ca."


Bianca kaget kenapa Kak Lian memanggil namanya dengan Ca


" Ca, hadap kesini, aku ada di sini bukan ada ada di luar."


Bianca grogi kalau melihat ke Lian, pasti tahu kalau selama ini dia menutupi identitasnya


" Ca."


" Iya kak." Bianca menatap Lian


" Berhubung masih jam segini, aku ajak kamu ke suatu tempat ya, biar kita bisa bicara baik-baik." Ajak Lian


" Kalau aku di cari sama bapak ibu gimana kak?." Tanya Bianca


" Aku akan tanggung jawab Ca, kamu tenang aja, nanti kalau sampai orang tua kamu minta aku tanggung jawab dan nikahin kamu, aku siap kok." Jawab Lian dengan sedikit bercanda agar perjalanannya sedikit hangat dari pada dingin seperi tadi


" Ih kakak di tanya malah jawabnya begitu." Ucap Bianca


" Lho, aku gak becanda kok, apa perlu kamu monta bukti sama ucapan aku barusan."


" Ah kak, aku percaya kok sama kakak oke." Jawab Bianca dengan wajah bersemu merah karena hatinya sungguh senang saat mendengar ucapak Lian tadi


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...To be continued...


__ADS_2