CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 12


__ADS_3

" Kamu tidak boleh berkata dan menilai seperti itu terhadap orang lain, mungkin saat Ikbal dan Sindi melakukan dosa besar itu mereka sedang berduaan nak dan kamu ingat kalau dua orang anak manusia berlawanan jenis berada di ruangan yang sama pasti ada setan yang akan membuat mereka masuk ke perangkap setan tersebut, jadi jangan sekali-kali kamu menilai orang dari negatifnya ya nak, biarkan itu menjadi cerita dari Sindi dan Ikbal, apalagi sekarang Ikbal sudah tiada, tidak bagus membicarakan orang yang sudah meninggal nak." Jawab Mommy


" Iya mom, terus bagaimana dengan pertanyaan yang Irsyad tanya tadi mom dad?." Irsyad bertanya lagi


" Insya Allah kami semua akan menerimanya dengan tangan terbuka, bila kelak Sindi menjadi istrimu bimbinglah dia ke jalan yang Allah ridhoi, ajarkan semua ilmu agama yang kamu miliki untuk membimbingnya, sebagai seorang suami kamu pasti tahu apa saja yang akan kamu per tanggung jawab kan di depan Allah kelak di Akhirat nanti." Jawab daddy


" Terima kasih atas semua nasehat yang telah mommy dan daddy berikan kepada Irsyad, Irsyad merasa bisa bernafas lega."


" Kamu jangan pernah berfikir kalau kamu sendiri, kamu masih punya kami semua nak, kalau pun kedepannya nanti kamu ada yang ingin di bicarakan, kamu bicarakan dengan orang disini yang kamu anggap paling bisa membuat kamu nyaman, tidak usah takut, sejelek apapun tingkah laku anak-anak mommy dan daddy, mommy dan daddy akan ada buat kalian semua nak." Nasehat mommy

__ADS_1


" Terima kasih mom dad, Irsyad bangga mempunyai orang tua seperti mommy dan daddy, Irsyad sayang kalian." Ucap Irsyad sambil memeluk mommy dan daddy


" Sudah jangan nangis, apa kamu sudah kehilangan tahta kamu, kamu yang terkenal dengan dokter dingin dengan wajah datar." Ejek daddy


" Daddy itu kan kalau Irsyad ada di luar tapi kalau di depan daddy dan mommy ya tetap Irsyad kecil."


" Iya nak kamu memang pangeran kecil kita yang sampai kapan pun tetap pangeran kecik kita." Ucap mommy yang membela Irsyad


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


Posisi Sindi sekarang sudah berada di depan rumah tante Ikbal tapi Sindi melihat rumah itu sepi, Sindi menunggu di depan rumah tantenya Ikbal selama 2 jam taoi tidak sedikit pun orang yang masuk atau keluar, akhirnya Sindi memutuskan untuk pulang saja


Ke esokan harinya Sindi tidak berhenti begitu saja, dia tetap kembali ke rumah tantenya Ikbal, disana Sindi juga menunggu selama 2 jam, Sindi harus menelan kekecewaan lagi, dia tidak menemukan tante Ikbal di sana, Sindi pulang


" Mas, kamu dimana sekarang? kenapa kamh tinggalin aku begitu saja, aku hsrus bagaimana sekarang, mama dan papaku belum tahu kalau aku lagi hamil, aku harus bagaimana mas? aku bingung banget sekarang mas, jalan apa yang harus aku tempuh, aku tidak mau anak kita lahir dalam keadaan begini, bagaimana nasib aku dan anak kita nanti, aku tidak sanggup kalau anak kita nanti dapat cemoohan orang-orang yang mengatakan kalau anak haram mas, ayo mas kasih aku petunjuk untuk ini." Ucap Sindi di dalam hatinya sambil berjalan pulang ke runahnya


...🌷🌷🌷...


...Hai kakak-kakak semua, saya mau ingetin nih, bagi yang mau ikut Giveway ya, seperti 2 bulan yang lalu, bulan ini saya juga akan mengadakan Give way, Terima kasih...

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2