
Tika menganggukan kepalanya, mengisyarat iya atas apa yang di ucapan suaminya
Beberapa saat Irsyad tetap bungkam, dia tidak berbicara apa pun, Tika tetap setia membelai rambut sang anak..
" Mom." Ucap Irsyad lirih
" Iya nak? apa ada yang ingin kamu inginkan?." Tanya Tika
" Mom." Ucap Irsyad lagi
" Iya nak apa, mommy dan daddy akan selalu ada buat kamu nak." Jawab Tika dengan suara lembutnya
" Mom, Irysad mau curhat kalau punya sabahat terus sahabat itu telah menghamili anak orang terus dia melimpahkan tanggung jawabnya ke orang lain bagaiman?." Tanya Irsyad dengan suara lirihnya tapi masih jelas di dengar oleh Tika
" Apa, siapa yang hamil, dan siapa yang menghamili?." Bukan Tika yang bertanya melainkan Bagas yang baru masuk ke dalam kamar Irsyad sambil membawa makan
Bagas langsung menaruh makanan itu di atas meja dan langsung membangunkan Irysad dari pangkuan sang istri, Bagas ingin bertanya langsung pada putrany itu
" Mas, sabar pelan-pelan, kita dengan cerita dan penjelasan dari Irsyad dulu, ingat." Ucap Tika sambil mengelus dada Bagas agar lebih tenang dan mendengar semuanya dari Irsyad
__ADS_1
" Nak!!!." Panggil Tika dengan suara sangat lembit, Irsyad yang mendengar suara lembut sang mommy langsung menatapnya
" Mommy daddy, tolong dengarkan ceritanya dulu, Irsyad sangat bingung sekarang, semalam Irsyad tidak bisa tidur sama sekali, padahal perut Irsyad sangat lapar tapi rasa sesak di dada Irsyad ini begitu besar."
" Sudah nak, jangan fikirkan dulu masalah itu nak, kamu makan dulu ya, mommy suapin, Insya Allah nanti makananya bisa masuk ke dalam tubuh kalau mommy yang suapin." Ucap Tika sambil menambil makanan di meja
Bagas sekarang hanya bisa menahan amarahnya dulu, dia tidak mau gegabah mengambil keputusan sebelum mendengar penjelasan dari putranya, Bagas yakin kalau putra dan putrinya tidak akan melewati batas, karena sejak kecil mereka sudah di bekali ilmu agama, Bagas yakin kalau Iman putra putrinya sangat kuat
Benar saja, makanan Irsyad habis setelah sang mommy menyuapinya
Setelah makan Irsyad duduk di depan kedua orang tuanya
" Innalilahiwainailahirojiun." Ucap Bagas dan Tika
" Kapan meninggalnya nak?." Tannya mommy
" Semalam mom, mangaknya Irsyad pulang larut malam, Irsyad mengantarkan jenazag Ikbal ke rumah duka baru Irsyad pulang, mobil Irsyad juga masih berada di RS,"
" Pemakamannya jam berapa nak?." Tanya Daddy
__ADS_1
" Habis dhuhur Dad, tunggu Dita, adiknya Ikbal pulang, karena Dita berada di Thailand."
" Baik, nanti kita semua akan kesan, biar kan kakak kalian yang berada dirumah karena mereka memiliki baby jadi bair di wakilkan dengan abang-abang kamu nak, bagaimana pun juga keluarga Abraham baik dan juga dekat dengan kita." Ucap mommy
" Baik apanya mommy."
" Nak kamu tidak boleh berkata seperti itu." Ucap mommy
" Tapi itu buktinya mom" jawab Irsyad kembali
" Maksudnya apa Syad." Tanya Bagas yang emosinya sudah mulai naik, dia tidak mau memiliki putra yang punya sifat seperti itu
" Dad mom, maaf kan Irsyad kalau Irsyad tadi berbicara seperti itu, tapi itu kenyataannya dad mom, gara-gara mama dan papanya Ikbal, Ikbal harus kembali sakit lagi, malah sakitnya yang sekarang adalah sakit terparahnya dan sampai Ikbal tidak bisa tertolong lagi, padahal sudah lama sakitnya Ikbal tidak kambuh lagi, dan Irsyad kenapa bisa berbicara seperti in8 karena.....
...🌷🌷🌷...
...Hai kakak-kakak semua, saya mau ingetin nih, bagi yang mau ikut Giveway ya, seperti 2 bulan yang lalu, bulan ini saya juga akan mengadakan Give way, Terima kasih...
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...