
" Tidak bawa minun ya yah tadi." Kayla merasa haus
" Tidak, bunda haus?." Tanya Sandi
" Iya yah.... Cio haus tidak?." Tanya Kayla
" Tidak bunda." ini anak tidak bisa di ajak kerjasama, gimana mau haus dia biasa lari-lari di dalam rumah, apalagi tadi sebelum berangkat dia sudah minum susu
" Kita kesana yuk cari minum, ada taman juga biasanya ada yang jualan." mereja bertiga jalan lagi menuju ke taman yang di maksud oleh Sandi, dan ternyata benar di depan ada sebuah taman kalau pun kecil tapi sangat tertata rapi dan ada beberapa orang yabf beraktifitas di sana baik olahraga maupun mengais rejeki dengan berjualan
" Mas beli minum itu dulu." rengek Kayla
" Iya, adik duduk dulu sana, biar mas yang beli." Ucap Sandi
" Okey mas, ayo sayang." Kayla mengajak Cio untuk duduk di sebelah bangku kosong di taman, tak lama Sandi kembalu dengan membawa dua botol minum air mineral
" Ini bun." Sandi menyerahkan satu botol air mineral tersebut
" Terima kasih ayah,." Kayla langsubg menuangkan ke mulutnya dab membasahi kerongkongan yang terasa kering
" Alhamdulilah." Ucap Kayla
" Segar."
" Iya...." Sandi hanya tersenyum melihat istrinya seperti tidak minum 3 hari
__ADS_1
Kemudian datang dua perempuan yang sedang melakukan olah raga juga dan menyapa Sandi
" Kak Sandi." Sapa salah satu dari perempuan itu
Sandi langsung menoleh pada mereka, sedangkan Kayla hanya diam menatap kedua perempuan itu tanpa senyum
" Kalian ada apa?."
" Kak Sandi lama tidak kelihatan jogging." Kata salah satu perempuan cantik itu membuat Kayla mengerutkan keningnya
" Berarti mereka sudah sering jogging sama dong." pikiran Kayla jadi yang aneh-aneh
" Hemmmm." Sandi hanya membalas begitu tanoa berkata
" Sayang, ayo kita pergi." Sandi menggandeng tangan Kayla dan menggendong Cio, tatapab Kayla sudah menakutkan, siap-siap Sandi saat Sandi melihat sorot mata Kayla yang tajam
" Sayang... tidak salah dengar kita." kedua perempuan itu saling pandang
" Itu perempuan, masih ada kesempatan, cantikan juga aku."
" Aku kali yang lebih cantik." malah rebutan sendiri mereka
Kayla sepanjang jalan hanya diam saja dan masih berjalan mengikuti Sandi, mood dia rusak sejak dua perempuan yang mendekati Sandi apalagi berusaha untuk menyentuhnya, kata istri mana yang tidak panas walaupun suaminta tidak membalasnya, tapi itu juga sudah sebuah bentuk ancaman, resiko mempunyai suami berwajah tampan
" Sayang." Sandi menatap istrinya yang semenjak tadi hanya diam
__ADS_1
" Bun... kok diam saja." Kayla masih tidak mau berbicara, dia memilih diam dari pada menguras energinya, lagi pula masih ada Cio, tidak baik untuk bertengkar di depan anak kecil
" Bunda... ayah panggil bunda." Cio melihat bundanya hanya diam saja, kemudian tersenyum terpaksa dan melepaskan tangannya dari genggaman Sandi, memilih untuk berjalan duluan
Sampai di rumah Kayla pun masih diam dn langsung masuk ke dalan rumah, untuk tidak ada mama dan papa mertuanya, Kayla langsung ke kamar menyegarkan kembali badan dan fikirannya, Sandi mengikutinya dari belakang kemudian memberikan Cio kepada Lia pengasuhnya, Sandi menyusul Kayla ke kamar
Di dalan kamar Kayla telah masuk ke dalam kamar mandi, shower terdengar dari luar jadi Sandi tahu jika istrinya sedang mandi
...🌷🌷🌷...
...**To be continued ❤...
...Pengumuman ya kak, Insya Allah pada tanggal 14 februari 2021, saya akan mengumumkan Give Way tahap ke dua ya kak, jadi silahkan bagi kakak semua yang mau ikut dalam Give Way ini...
...Ini adalah kategorinya ya kak...
...1. 2 orang dengan Vote terbanyak...
...2. 2 orang dengan komentar terbanyak...
...3. 1 orang dengan membagikan cerita saya ke tetangga, saudara, dan teman-teman kakak semua, tapi dengan menunjukan bukti ya kak...
...Semuanya ada 5 orang ya kak, tapi akan saya tambah lagi dengan Comentar yang paling unik...
...Terima kasih...
__ADS_1