CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 106


__ADS_3

" Tidak, pantang bagi seorang laki-laki terutama aku untuk mengingkari sebelum berjuang, doakan aku ya bisa dapa restu dari om dan tante." Ucap Lian


Mereka berdua masuk ke dalam rumah


" Assalamualaikum." Ucap mereka berdua


" Wa'alaikumsalam," Ucap ibu sama bapak


" Nak kamu dari mana? ibuk kepikiran terus sayang." Ucap ibu sambil memeluk Bianca dengan meneteskan air matanya


" Ibu, Bianca baik-baik saja, ibu jangan menangis ya!!!." Ucap Bian setelah melepas pelukannya pada sang ibu tercinta serta menghapus air mata ibu

__ADS_1


" Maafkan Bian ya bu, sudah buat ibu sama bapak kecewa!!!." Seru Bian


" Tidak nak, kami yang salah, kami tidak memberitahukan pada kamu terlebih dahulu, dan untung saja kakak-kakak kamu sempat tahu perjodohan ini, jadi mereka langsung mencari tahu siapa Boby dan keluarganya, ternyata mereka orang yang tidak baik nak." Ucap ibu


" Bapak." Bian menatap bapaknya


" It's oke sayang, bapak paham sama kamu, memang dari awal kamu sudah menolaknya, sebenarnya bapak sudah yakin kalau kamu sudah menolaknya pasti ada yang tidak beres sama dia, untung saja sebelum mereka kesini lagi untuk meminta jawaban bapak sama ibu sudah tahu tujuan mereka mendekat pada kita." Jelas bapak sambil membelai pipi Bian


" Oiya bu, maaf ya kalau Bianca pulang bersama laki-laki, dia...." Ucapan Bian terpotong oleh Lian


" Assalamualaikum Om tante." Ucap salam Lian

__ADS_1


" Perkenalkan om tante, nama saya Lian, maaf kan saya sebelumnya karena sudah membuat Om dan tante kawatir karena Bianca belum pulang, tadi sebelum kesini saya mengajak Bianca makan malam dulu karena tadi saat di restauran Bianca sempat berkelahi sama orang suruhan om, jadi saya berinisisatif mengajak Bianca makan dulu, sekali lagi saya minta maaf om tante sudah mengajak Bianca keluar tanpa seizin dari om dan tante."


" Saya hargai kamu sebagai seorang laki-laki yang bertangung jawab terhadapa keselamatan putri saya, tapi ini untuk yang terakhir kalinya saya melihat kamu berjalan berduaan sama putri saya, saya tidak mau di luarana sama ada fitnah yang akan membuat putri saya di cap yang tidak-tidak." Ucap bapak tegas


" Bapak." panggil ibu


" Ibu, sudah jangan ikut bicara dulu, saya bicara antara sama laki-laki, saya disini sebagai bapak dari gadis yang kamu ajak keluar tadi, apabila kamu memang serius sama putri saya silahkan buktikan kalau memang kamu serius, ingat laki-laki yang baik itu akan selalu menjaga ucapan dan lebih mendahulukan bukti dari pada omong besarnya, saya tidak perduli kamu putra siapa yang penting saya mau kamu membuktikannya, saya tidak mau kamu memakai embel-embel nama keluarga besar kamu, saya tahu kalau kamu orang berada, tapi tidak semua orang berada itu mempunyai iman yang kuat, saya mau menyerahkan putri saya satu-satunya pad laki-laki yang bertanggung jawab, dan bisa membawa putri saya ke arah yang lebih baik lagi, karena putri saya disini menerima kasih sayang yang melimpah, kalau kamu ingin bertemu dengan putri saya atau mengajak keluar, saya tidak keberatan asalkan tidak berdua saja, pasti kamu tahu kan kelanjutannya apa? apa ada yang ingin kamu tanyakan, kalau tidak ada silahkan pulang, dan kalau kamu yakin dan punya keberanian silahkan datang kesini dan buktikan keseriusan kamu pada kami sebagai orang tua dari Bianca."


...🌷🌷🌷...


To be continued

__ADS_1


__ADS_2