CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 217


__ADS_3

" Adik pasti bisa, yakin sama mas, mas sering denger adik nyanyi di kamar mandi, suara adik bagus banget sayang, lebih baik saluran bakat adik yang terpendam selama ini, mas akan selalu dukung adik untuk apa saja, yamg terpenting masih di jalan Allah sayang." Ucap Sandi


Sandi memberi kode kepada Juna, Juna yang mengerti kode dari Sandi langsung menganggukkan kepalanya


Juna memetik sinar gitarnya


" Bagaimana caranya untuk." Suara Sandi memupai menyanyikan sebuah lagu dan semua orang bertepuk tangan menyambutnya


...Agar kau mengerti bahwa aku rindu?...


...Bagaimana caranya untuk...


...Agar kau mengerti bahwa aku cinta?...


...Masihkah mungkin hatimu berkenan...


...Menerima hatiku untukmu?...


...Cintaku sedalam samudera...


...Setinggi langit di angkasa kepadamu...


...Cintaku sebesar dunia...


...Seluas jagad raya ini kepadamu...


...Kepadamu...


...Bagaimana caranya untuk...


...Agar kau mengerti bahwa aku rindu?...

__ADS_1


...Bagaimana caranya untuk...


...Agar kau mengerti bahwa aku cinta?...


...Masihkah mungkin hatimu berkenan...


...Menerima hatiku untukmu?...


...Cintaku sedalam samudera...


...Setinggi langit di angkasa kepadamu...


...Cintaku sebesar dunia...


...Seluas jagad raya ini kepadamu...


...Kepadamu...


...Bagaimana caranya agar kau mengerti...


...Bagaimana caranya agar kau mengerti...


...Bahwa aku merindukanmu selamanya?...


...Cintaku sedalam samudera...


...Setinggi langit di angkasa kepadamu...


...Cintaku sedalam samudera...


...Setinggi langit di angkasa kepadamu...

__ADS_1


Setelah acara resepsi Daddy dan mommy serta keluarga Kayla langsung pulang ke rumah keluarga Pamungkas, sedangkan Sandi juga harus mulai ke kantor karena cutu yang dia ambil 1 minggu telah habis, untuk Kayla sendiri, Sandi tetap memberikan izin untuk istrinya bekerja, tapi tempat kerjanya bukan di butiknya dulu, melainkan kantornya berada di rumah mereka, jadi sewaktu-waktu Kayla masih bisa memantu Cio, Kayla sendiri juga menyetujuinya, meskipun Cio bukan anak kandung mereka dan hanya keponakan, baik Sandi ataupun Kayla sudah menganggap kalau Cio adalah putra mereka sendiri, jadi mereka berdua sepakat selagi masih bisa di handel sendiri, mereka tidak mau merepotkan mama dan papanya, biarlah sekarang waktunya mereka untuk menikmati masa tua mereka, Sandi tidak menyerahkan Cio kepada Kayla begitu saja, Kayla juga di bantu oleh Lia dan Ifa, Sandi menambah Ifa untuk membantu menjaga Cio dan membantu Kayla, lebih tepatnya kalau ada yang ingin di antar ke kantor Kayla sebelumnya, Ifa lah yang akan mengantarkannya


Kini Sandi dan Kayla sedang bersantai di dalam kamar, setelah seharian mereka menjadi raja dan ratu di atas pelaminan,


" Sayang sudah belum?." Sandi bersender di tempat tidur menunggu Kayla sedang menjalani ritual malamnya


" Sabar mas, belum bersih ini, nanti bisa tumbuh jerawat."


" Adik sudah cantik sayang "


" Iya mas, ini bukan masalah cantiknya tapi kebersihan itu harus di jaga."


" Iya istriku yabg comel."


" Hahaha.... mas seperti kartun itu ya, suka nonton ya sama Cio." kelekar Kayla


" Mas cuma kadang mendengar aja Cio kalau main sama kucing bilang comel....comel."


" Mas gemesin kalau seperti itu." Kayla mendekati suaminya dan ikut berbaring di sampingnya


" Sayang, maaffin mas ya, belum bisa ngajak adik bulan madu." Sandi membawa Kayka ke dalam pelukkannys dan mencium pucuk kepalanya


" Tidak apa mas, setiap hari seperti ini juga sudah seperti bulan madu." Kayla menatap suaminya dengan tersenyum manis


" Mas harus mulai kerja besok."


" Iya Kayla sudah tahu kok." Jawab Kayla


...🌷🌷🌷...


...To be continued❤...

__ADS_1


__ADS_2