
" Biarkan mereka bersenang-senang di atas penderitaan orang lain, biarkan mereka tidak menganggap anak yang di kandung oleh Sindi cucu mereka, cujup doakan saja, semoga mereka sekeluarga segera mendapatkan hidayah dari Allah SWT, biarlah Allah yang memberikan hukuman buat mereka, doa orang teraniaya sudah pasti alan terkabul nak, Kita sebagai manusia tidak berhak menghakimi mereka karena kita bukan Tuhan, kita juga tidak luput dari dosa, cukup doakan saja." Pinta Mommy pada anak-anaknya dengan tutur kata yang sangat lembut dan sukses itu semua masuk ke dalam relung hati anak-anaknya
" Mommy harap kalian bisa hidup bahagia tanpa menggangu orang lain nak, selagi masih di tahap normal biarkan saja, tapi kalau sudah
di luar batas baru kita bertindak, mommy daddy dan oma opa dan kakek tidak pernah sekali pun mengajarkan kalian dendam sama orang lain, kita tahu kan Ikbal sama kita seperti apa, lihatlah sisi baik, meskipun keluarga Abraham begitu tapi tidak semua keluarganya berbuat kurang baik, buktinya Ikbal lain kan, jadi kita lihat dari sisi baiknya, jangan dari sisi buruknya, mommy tahu kalau keluarga Ikbal belum tahu tentang keluarga kita, jadi kita tidak boleh sombong nak,." Ucap Mommy
" Mom, keluarga Ikbal ternyata tidak tahu siapa Sindi sebenarnya." Ucap Irsyad
" Lho yang benar dek?." tanya Sandi
" Iya bang, aku tahunya saat Dita, mama nya bilang kalau Sindi mendekati Ikbal karena hartanya, tapi saat aku bertemu dengan Sindi, aku juga bingung kok." jawab Irsyad
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
Mereka semua masih berkumpul di rumah keluarga Pamungkas, para laki-laki sudah bekerja, untuk para wanita masih riweh dengan kelengkapan acara Irsyad sabtu, sedangkan sekarang sudah hari jumat, mau tidak mau para perempuan turun tangan secara langsung, bagi yang mempunyai baby masih kecil tidak pergi melainkan kebagian tugas menata dan menghias seserahannya.
" Gimana Ais semuanya sudah lengkap apa masih ada yang kurang?." Tanya Mommy
" Insya Allah sudah mom, tinggal ini masih kurang 1 yang belum di tata," jawab Ais
" Alhamdulilah, terima kasih ya nak, mommy merepotkan kaliam disaat kalian lagi sibuk merawat anak-anak kalian."
" Mom, Irsyad adalah adik kami juga, kebahagian Irsyad kebahagian kami, kesediahan Irsyad juga kesedihan kami, jadi mommy tidak usah bilang begitu ya." Jawab Bianca
" Mommy istiraha saja, kami masih kuat kok, anak-anak juga sudah ada pawangnya mom, mereka sudah di keloni sama ayah mereka masing-masing, jadi tidak mungkin kalau mereka akan bangun." Jawab Kayla
" Baiklah." Mommy pergi ke kamarnya untuk istirahat
__ADS_1
" Emm, kalian pasti ingat ya saat kalian akan di lamar sama suami kalian?." Ucap Ais saat melihat Bianca dan Kayla tersenyum-senyum sendiri
" Eh, kak Ais, ya kak, aku ingat, dulu bang Lian begitu keras perjuangannya, aku masih ingat saat bang Lian meminta aku di hadapan ke dua orang tuaku, tapi bang Lian dengan tenang dan bisa menjawab apa pun pertanyaan yang di tanyakan oleh ke dua orang tuaku." Jawab Bianca
Mereka semua terhayut di dalam nostalgia, sedangkan Irsyad yang berada di dalam kamar masih belum memejamkan matanya
...🌷🌷🌷...
...Hai kakak-kakak semua, saya mau ingetin nih, bagi yang mau ikut Giveway ya, seperti 2 bulan yang lalu, bulan ini saya juga akan mengadakan Give way, Terima kasih...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1
...Terima kasih sudah membaca karyaku...