
" Sayang..."
" Mas.... sudah selesai?."
" Iya... sarapan yuk." Sandi memeluknya dari belakang
" Iya mas, adik udah lapar."
" Adik harus makan yang bergizi ya sayang, sekarang ada buah cinta kita di dalam perut adik, yang butuh asupan gizi dari adik."
" Iya mas ku sayang."
" Ya sudah ayok kita turun untuk sarapan ya."
Mereka berdua berjalan keluar dari hotel menuju restoran yang berada di bawah
...🌹🌹🌹...
Setelah selesai sarapan Sandi dan Kayla kembali ke kamarnya, Kayla mempersiapkan keperluan suaminya untuk kegiatan hari ini, setelan kemeja, celana, dasi dan juga jas sudah tersedia di atas tempat tidur, sedangkan Sandi masih berada di dalam kamar mandi untuk merapikan rambut-rambut halus yang tumbuh di dagunya
Kayla memoles wajahnya agar tidaj terlihat pucat dan juga menghiasi bibirnya dengan lipstik
" Mau ke mana sayang, sudah dandan."
" Tidak kemana-mana mas sayang, suaminya mau keluar itu istrinya harus dandan yang cantik biar selalu teringat dan tidak melirik wanita lain saat di luar nanti."
" Hahahaha.... adik bisa saja bikin mas bergairah sayang, kalau sudah lihat adik seperti itu."
" Bagus dong mas, biar ingat istrinya yang cantik ini sedang menunggu."
__ADS_1
" Iya sayang ku, istri mas paling cantik dan ngangenin." Sandi mencium kening istrinya yang nampak cantik itu
Kayla telah selesau dengan riasanya kemudian melihat Sandi yang sedang berganti kemeja, Kayla segera menghampirinya dan membantu mengancingkan kancing baju kemejanya
" Terima kasih sayang " Sandu menarik tubuh Kayla dan memeluknya
" Kalai begini kapan selesainya mas."
" Biarin lama-lama juga tidak apa-apa."
" Mas nanti terlambat, sudah sekarang pakai dasinya." Sandi mengambil dasi yang ada du atas tempat tidur dan menyerahkan ke Kayla dengan senyum khasnya
" Tidak nyampek mas...." Sandi mengangkat tubuh Kayla, kemudian Kayla pun mengalungkan dasi itu ke leher suaminya
" Turunin mas, apa tidam berat?."
" Tidak.." Jawab Sandi singat, ingin memandang wajah istrinya yang tepat berada di depannya yang sedang memasangkan dasi lehernya
" Cuppp." satu kecupan mendarat di bibir Kayla sebelum Sandu menurunkan tubuh istrinya
" Suka curi kesempatan."
" Tidak apa-apa kan sama istri mas yang cantik ini."
Sandi kemudian merapikan rambutnya dan Kayla mempersiapkan jas yang akan di pakai oleh suaminya
" adik hati-hati ya disini sendirian sayang, jangan buka pintu sembarangan."
" Iya mas...." Kayla merapikan jas yang di kenakan oleh Sandi
__ADS_1
" Sudah ganteng mas."
" Pasti ganteng suami siapa dulu."
Kayla tersenyun dan memberikan satu kecupan di pipi Sandi
" Tunggu mas ya, nanti kita ke dokter kandungan setelah mas selesai penandatanganan perjanjian dengan investor."
" Iya mas, Kayla tunggu."
" Segera telp mas jika terjadi apa-apa ya sayang."
" Iya mas, hati-hatu di jalan."
Sandi mencium kening istrinya dan memeluk tubuh Kayla." Mas berangkat dulu."
" Iya mas," Kayla meraih tangan suaminta dan menciumnya
" Assalamulaikum.." Sandi berdiri diluar pintu kamar hotel
" Wa'alaikumsalam mas." jawab salam Kayla
" Tutup pintunya sayang, mas akan baru berangkat kalau pintunya sudah tertutup rapat." ucap Sandi
" Hati-hati mas, bye... bye." Kayla melambaikan tangannya kemudian menutup pintu kamar.
Riko telah menunggu bosnya itu di lobby hotel, kemudian mereka bersama-sama menaiki mobil yang telah di siapkan oleh pihak hotel menuju ke tempat pertemuan dengan investor
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...**To be continued ❤...