
Kayla dalam hatinya sangat tidak tega jika Cio pulang bersama mama dan papa, tapi Sandi berhasil membujuknya dengan alasan nanti Kayla akan repot padahal alasan Sandi aja mau berduaan karena sekarang Cio tak mau lepas dari Kayla
Setelah melepas kepergian keluarga Wijaya, Sandi menggandenf Kayla menuju kamar mereka
" Ayo sayang, kita masuk." Kayla hanya menganggukkan kepala mengikutu Sandi
" Kita balik kapan mas?."
" Lusa sayang, kenapa? Sandi menekan tonbol lift
" Mau kerumah mommy." Kayla menunduk
" Iya sebelum pulanv ke kesana sayang." Sandi meraih dagu istrinya dan mencium keningnya
" Mas, kalau ada orang gimana."
" Tidak apa-apa, tinggal bilang aja, kalau perempuan yang mas cium adalah istri saya."
Pintu lift pun terbuka dan mereka menuju kamarnya. " Mas, adik kepikiran sama Cio, nanti kalau bangun pasti nangis lagu."
" Tidak sayang, kalau sudah sama mama aman, duduk sini sayang." Sandi menepuk sofa di sebelahnya
__ADS_1
" Sudah tidak usah di pikirkan, Cio baik-baik aja sayang." Sandi memeluk Kayla dan mengusap kepalanya yang tertutup Hijab
" Kamu cantik banget setiap berhijab begini sayang." Kayla tersenyum mendengar pujian dari suaminya
" Kayla akan berusaha menjadi istri yang baik mas, selalu bimbing kayla ya dan ingatkan jika salah. Ucap Kayla
" Iya sayang, kita saling mengingatkan dan salung menjaga apa yang sudah kita miliki." Sandi mencium pucuk kepala istrinya dan Adzan dhuhur pun berkumandang
" Udah Adzan mas, ayo kita Sholat." Kayla berdiri dan melepas hijabnya kemudian masuk ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu, Sandi memandanginya sambil tersenyum
" Mas akan membuat nyaman adik dulu sayang di saat kita bersama." Guman Sandi melihat Kyla masuk ke kamar mandi
Sesaat kemudian Kayla telah keluar dari kamar mandi
" Iya sayang, mas wudhu dulu." Jawab Sandi
Sandi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu setelah selesai Sandi dan Kayla melaksanakan shokat dhuhut berjamaah
Tak lupa Sandi selalu memanjatkan doa di akhir sholatnya, Kayla mencium tangan suaminya kemudian Sandi pun mencium kening Kayla
" Mas." Kayla masih memakai mukenah kemudian memeluk Sandi
__ADS_1
" Kenapa sayang." Sandi mengusap lembut kepala Kayla yang tertutup mukena
" Kayla merasa bersalah sama mama dan papa, baru saja jadi menantunya udah nitipin Cio sama mama dan papa tinggal di sini sama mas." Ucap Kayla dengan wajah menunduk
" Sayang, emang mama dan papa yang minta, mama dan papa kesepian di rumah kalau enggak ada Cio, jangan salahin diri adik sendiri sayang." Sandi memeluk istrinya dan mengusap lembut punggungnya
" Kayla ngerasa tidak enak aja mas." Kayla menenggelamkan wajahnya ke dada bidang suaminya
" Sayang, gampang kok bikin mama dan papa tidak marah." Ucap Sandi, Kayla mengangkat wajahnya lalu menatap Sandi
" Gimana mas?." Tanya Kayla, Kayla penasaran dan Sandi tersenyum penuh dengan maksud
" Kita kasih cucu lagi sayang." Muka Kayla langsung memerah kemudian Kalya menyembunyikan lagi wajahnya ke dada Sandi
" Mas tidak akan memaksa kamu sekarang sayang, mas cuma bercanda." Sandi mengusap punggung istrinya
" Tidak bercanda juga tidak apa-apa mas." Jawab Kayla dengan suara pelan tapi masih di dengar oleh Sandi, Wajah Sandi memerah dan jantungnya berdetak
" Jangan menggoda mas sayang, mas ini laki-laki lho ya, yang sedang di peluk oleh istrinya." Jawab Sandi sambil menahan sesuatu
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued ...