
Setelah berpamitan mereka bertiga menuju mobilnya.
" Om Tata mau duduk di depan ya," Ucap Tata ketika Tata hendak naik ke dalam mobil
" Sayang pangku Tata ya." Ucap Juna pada Ais
Ais menganggukan kepalanya." sini aunty pangku." Ucap Ais
Ais yang menggunakan hijab berwarna pink itu tersenyum penuh kemenangan
" Mau makan bakso gak?." Tanya Juna pada kedua perempuan yang duduk disebelahnya, Juna melihat gadis kecilnya itu masih terlihat tidak terima karena Auntynya juga duduk didepan
" Mau om, bang." Jawab Tata dan Ais bersamaan
" Oke kita makan bakso." Ucap Juna sambil memberikan ciuman pada pipi sebelah kanan Tata
" Yang satunya om belum." Ucap Tata sambil mengarahkan pipi sebelah kiri kepada Juna
Juna menuruti permintaan gadis kecil itu.
" Aunty gak dicium." Ucap Tata sambil menjulurkan lidahnya
Ais hanya diam sambik memajukan bibirnya
Juna yang melihat senyum Tata yang begitu senang sat Tata berhasil memprovokasi Auntynya
__ADS_1
Juna mengusap kepala Ais, namun Ais tidak mau melihatnya, Ais tampak sedang marah
" Abang cuma cium Tata." Sambil memajukan bibir bawahnya
" Masa sama Tata aja cemburu." Ucap Juna smabil mencubit hidung Ais
" Ais gak cemburu kok." Ais memungkiri
" Terus kenapa?." Tanya Juna
Ais hanya diam
" Minta di ciun juga." Tanya Juna
Ais menganggukan kepalanya yang terlihat malu-malu
Ais kemudiab tersenyum dan mengaggukan kepalanaya
Juna mengendarai mobilnya mengarah ke warung bakso yang ada di desa itu
Juna melihat sikap 2 perempuan yang ada di sebelahnya walauoun usianya cukup jauh namun sifat dan karakternya sama persis bahkan yang besar tidak mau mengalah, sedangkan yang kecil suka memprovokasi yang besar.
Juna memegang tangan Ais dan mata Tata memandang ke arah tangan Juna
" Tolong ya disini masih ada orang, bukan nyamuk." Ucap Tata dengan bibir yang manyun
__ADS_1
Juna benar-benar tertawa saat mendengar ucapan Tata, Kemudian Juna melepaskab tangannya dan mengusap kepala Tata, Juna meletakkan kedua tangannya ke atas setir mobilnya
Mobil Juna berhenti di warung bakso yang cukup ramai, Tata dan Ais turun dari mobil. Mereka duduk di salah satu meja yang masih kosong, pelayan pun mengantarkan pesanan Juna yang tadi dipesannya.
Mereka bertiga menghabiskan bakso tersebuf Juna juga membungkuskan untuk dibawa pulang, mereka langsung pulag ke rumah.
" Gimana mau punya Honeymoon sama anak kecil aja berantem." Ucap Juna kepada Ais sambik mengusap pipi Ais ketika Tata sedang tidur
" Abang lihat sendiri kan Tata itu seperti apa, Tata itu sengaja ngajak Ais berdebat."
" Iya tapi kan enggak boleh dilawan." Ucap Juna
Juna tersenyun memandangnya, Juna memegang tangan Ais kemudian mencium punggung tangan istrinya tersebut, " Wajib ngalah ya sayang sama anak kecil." Juna mencoba menasehati Ais
Ais tersenyum kemudian menganggukan kepalanya
Mobilnya berhenti pas didepan rumahnya. Juna mematikan mesin mobilnya, Juna melihat Tata yang masih tidur kemudian Juna mencium pipi Ais serta keningnya.
" Masih marah." Tanya Juna pada Ais sambil menatap mata bening yang dimiliki Ais
Ais tersenyum lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Juna, Juna yang menatap wajah csnrik istrinya yang manja itu, Ais memejamkan matanya dan jarak wajahnya semakin dekat, detaj jantung Juba sudah semakin menggebu-gebu, begitu pun dengan Ais
Hayo mereka mau ngapain ya
🌷🌷🌷
__ADS_1
Happy Reading ❤