CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 64


__ADS_3

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ خَطِيْئَتِيْ


وَجَهْلِيْ وَإِسْرَافِيْ فِيْ أَمْرِيْ


وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ


يْ جَدِّيْ وَهَزْلِيْ وَخَطَئِيْ وَعَمْدِيْ


وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِيْ


اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ


وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ


أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ


وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ


Artinya:

__ADS_1


“Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kebodohanku, keberlebih-lebihan dalam perkaraku,


dan apa yang Engkau lebih mengetahui daripadaku.


Ya Allah, ampunilah diriku dalam kesungguhanku, kelalaianku, kesalahanku, kesengajaanku, dan semua itu adalah berasal dari sisiku.


Ya Allah, ampunilah aku dari segala dosa yang telah aku lakukan dan yang belum aku lakukan, segala dosa yang aku sembunyikan dan yang aku tampakkan, dan dosa yang Engkau


lebih mengetahui daripadaku, Engkaulah Yang Maha Mendahulukan dan Yang Mengakhirkan,


dan Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”


Irsyad menoleh ke belakang setelah menyelesaikan doanya, Irsyad memeluk istrinya dengan begitu lembut


" Bang,"


" Sudah luapkan semua isi hati kamu, keluarkan semuanya, jangan sampai ada yang tersisa di hati kamu, abang akan selalu ada buat kamu Sin," Ucap Irsyad yang setia memeluk Sindi dengan memberi kenyamanan


Beberapa saat tangisan Sindi sudah mereda, Irsyad melepas pelukannya

__ADS_1


" Sudah selesai." Tanya Irsyad dan Sindi menjawab dengan anggukan


" Dengerin abang sebagai abang kamu, sebagai teman kamu, sebagai sahabat kamu dan yang utama sebagai suami kamu, mulai sekarang lupakan semua masa lalu kamu, kamu harus tetap melangkah ke depan, masa lalu bukan membuat kamu harus berdiam di titik itu tapi sebagai cambuk agar kamu bisa berbuat lebih baik lagi kedepannya, abang percaya kalau Ikbal sampai kapan pun selalu ada di hati kamu, tapi ingat kalau kamu ada anak yang harus kamu jaga dan rawat, mengenai cacian keluarga Ikbal terhadap kamu dan keluarga kamu, biarkan biar Allah yang akan memberi hidayah pada mereka, kamu harus bisa kuat dan berjanji kalau kamu akan selalu menjadi lebih baik untuk kedepannya, ingat kamu ada mama papa oma dan opa, bahagiakan mereka, buat mereka bangga pada kamu." Ucap Irsyad sambil mengusap kepala Sindi yang berlapis mekenah


" Terima kasih bang, terima kasih sudah ada buat Sindi, Sindi berjanji kalau Sindi akan lebih baik dan tidak sibuk memikirkan masa lalu, Sindi juga sudah iklas atas kepergian mas Ikbal bang, bimbing Sindi, bantu Sindi untuk bangkit lagi bang, tapi maaf sebelumnya kalau Sindi belum bisa untuk memakai hijab bang, biar hati Sindi sendiri yang terketuk untuk memakai hijab, apa abang keberatan bang?." Tanya Sindi


Irsyad tersenyum." Abang tidak keberatan Sin, abang percaya kalau suatu saat nanti kamu akan bisa menutup aurat kamu, meskipun seorang wanita hukumnya wajib untuk menutup auratnya agar terhindar dari berbagai hal negatif Sin." Ucap Irsyad dengan berhati-hati agar Sindi tidam tersinggung


" Beri Sindi waktu ya bang, Insya Allah Sindi akan segera menutup aurat Sindi karena Allah." Jawan Sindi


" Terima kasih ya, kalau begitu kita mengaji ya sambil menunggu sholat subuh, ini adalah kegiatan abang setiap hari Sin, agar abang tenang menjalani hidup di dunia ini


...🌷🌷🌷...


...Hai kakak-kakak semua, untuk Giveaway akan saya umumkan akhir bulan ya kak, Semangat...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


__ADS_2