CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
CDD 124


__ADS_3

" iya pa. Arman janji pada papa, tidak akan meninggalkan Vika bagaimana pun kondisi Vika pa


" papa sangat bersyukur kamu menjalani biduk rumah tangga dengan wanita yang kamu sayangi dan cintai nak. tidak seperti papa, tapi papa tidak merasa kecewa karena telah memilih mama kami sebagai istri papa, karena bagaimana pun juga mama telah melahirkan seorang jagoan yang tangguh buat papa yaitu kamu, suka maupun duka kamu harus selalu bersama dengan istri kamu, apa pun itu ada cerita manis pahit kamu harus ceritakan kepada Vika, lebih baik Vika mendengar langsung dari kamu dari pada mendengar dari orang lain nak. (papa menggenggam tangan Arman)


" iya pa, itu sudah pasti dan selama ini sudah Arman terapkan pada Vika


" sudah larut malam, segeralah kembali ke ruangan istri mu


" papa tidur dimana?


" papa, tidur dimana aja bisa nak,


" ayo ikut Arman pa,


" kemana?


" sudah ikut saja, nanti papa pasti mengerti, tapi sebelumnya Arman mau mengambil kunci mobil dulu ya pa


" baiklah nak


setelah mengambil kunci Arman dan papa memasuki mobil, 15 menit sampailah ditempat tujuan


" ayo pa kita turun

__ADS_1


" ngapain kita kesini nak, sudah malam jangan menggangu mereka


" tidak akan mengganggu pa. Arman selalu datang jam berapa pun pasti mereka senang


Tok Tok Assalamualaikum


" pa, kayaknya ada mengetuk pintu?


" iya ma, papa juga mendengarnya


" biar Tika aja pa yang membuka pintunya


" baiklah nak


setelah Tika membuka pintu


" makasih yan Tik,


Arman masuk dengan papa dan diikuti oleh Tika dibelakangnya, di saat Arman melihat ada 6 pasang mata memandangnya Arman kaget ternyata Bagas juga ada disana


" bro kamu sudah sadar


" (Bagas mengangguk) seperti yang kamu lihat

__ADS_1


Arman langsung memeluk sahabatnya itu


" maafkan aku ya, aku tidak pernah menjenguk kamu di RS


" tidak apa-apa yang penting kan sekarang aku sembuh


" aku seneng banget, Angga sudah tahu belum kalau kamu sudah sembuh dan keluar dari RS? kamu jahat bro tidak memberitahukan kami


" kami tidak memberitahukan karena ada alasan lain bro, aku tidak mau kalian malu mempunyai sahabat seperti aku!!!! wajah Bagas berubah pias


" maksud lo apa bro?


" a..ku aku tidak bisa jalan


" maksud kamu?


" aku lumpuh bro, jadi mulai sekarang kamu jangan berteman dengan aku lagi, kamu sama Angga pasti malu


" hai mana Bagas yang aku sama Angga kenal, Bagas yang selalu tangguh dan pantang menyerah kalau belum mendapatkan hasil,


Bagas mengangkat wajahnya dan menatap Arman


" bro, kita sudah bersahabat lama, disini papa dan mama juga sudah aku anggap seperti orang tua aku juga, kita sudah melewati segala macam kejadian, ingat kita pernah sampai 1 bulan lebih tidak saling menyapa dan banyak sekali dari teman-teman sekolah kita iri melihat kedekatan kita dan selalu memprofokasi kita agar kita pecah, tapi apa itu terbukti bro, apa mereka berhasil, jawabannya tidak kan? jadi kau jangan sedih ada kita semua disini, ingat kamu harus semangat lihat tuh (Arman menunjuk Tika) istri kamu sedang hamil besar, kamu harus memotifasi diri kamu sendiri agar kamu cepat sembuh dan bisa menemani istri kamu melahirkan, itu kan yang selalu kamu ceritakan padaku dan Angga, ayo bro

__ADS_1


-----------


jangan lupa tinggalin jejak ya


__ADS_2