
"Yah... Jadi tidak tinggal sama Aunty Sita dong." Lanjut Omar dengan wajah yang tiba tiba murung.
"Rumah yang kita tinggali juga masih dekat dengan rumah oma dan opa, dan kamu masih bisa pergi ke rumah oma dan opa kapan pun kamu mau pergi son." Jawab Irsyad
"Hore, aku tidak sabar buat ketemu sama oma opa dan aunty Sita pi.."ucap Omar.
Hari ini mereka berangkat ke Surabaya utara karena Irsyad sedang melakukan perjalanan bisnis di sana, Irsyad ingin membangun RS di tempat daerah kelahiran sang istri dan alasan ke dua adalah karena daerah itu adalah keluarga istri nya yang tinggal di sana jadi Irsyad memutuskan untuk ikut serta membawa anak dan istri nya untuk ikut perjalanan bisnis nya kali ini.
"Berjuta kenangan indah ku dan kenangan yang ingin selalu aku lupakan." Itu lah gambaran kata kata yang bisa Sindi ungkapkan untuk tempat ini.
Mama Citra, papa Angga dan Sita sangat antusias menyambut kedatangan putri sulung nya dan di tambah dengan ke dua cucu nya yang sangat lucu.
__ADS_1
Sekarang rumah nya akan menjadi lebih ramai dengan hadir nya mereka di sini. Sudah sangat lama rumah nya terasa kosong, apa lagi Sita yang sudah mulai masuk perguruan tinggi.
"Ma, pa, aku dan bang Irsyad sudah ada rumah dan kami akan tinggal di sana. Jadi maaf kan kami berdua ya ma pa karena tidak bisa tinggal di rumah ini." Ucap Sindi lirih takut kalau mama dan papa nya kecewa karena lebih memilih untuk tinggal di luar dari pada di rumah orang tua nya.
"Tidak apa apa nak, kami juga paham apa yang menjadi keputusan kamu, toh rumah kalian juga sangat dekat dengan kami, kalau kami kangen kalian pasti kami akan ke sana, begitu pun sebalik nya." Jawab papa Angga
"Bahagialah Sindi, mama papa senang karena kamu kini memiliki yang sangat menyanyangi kamu , dan suami kamu juga mencintai kamu dengan sepenuh hati nya, karena kebahagian hidup itu jika kita hidup di sekitar orang orang yang menyayangi kita nak." sambung mama Citra
Di sebuah rumah besar dengan khas Eropa kuno menjadi tempat tinggal Sindi dan Irsyad saat ini, dengan membawa bibi ikut serta tinggal bersama nya membantu Sindi mengurus rumah besar yang kini di tinggali nya.
Tut...tut...tut... Sebuah panggilan video dari Irsyad muncul di ponsel milik Sindi, dengan cepat Sindi menjawab panggilan suami nya yang saat ini sedang pergi bekerja.
__ADS_1
"Assalamualaikum, sayang di mana anak anak kenapa rumah terlihat sangat sepi." Tanya Irsyad ketika tidak melihat anak anak nya yang biasa nya selalu ikut nimbrung saat ia melakukan panggilan bersama Sindi.
"Waalaikumsalam bang, mereka pergi ke taman di temani sama bibi, apa ada sesuatu yang tertinggal jadi abang menghubungi aku?." Tanya Sindi. "Abang merindukan kalian, itulah kenapa abang menghubungi kamu sayang." Jawab Irsyad sambil terus terusan menggoda istri nya, itu adalah salah satu keunikan Irsyad yang suka menggoda istri nya, karena saat di goda pasti pipi istri nya akan merah merona.
...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
__ADS_1
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...