
" Kenapa Sin, kenapa kamu tinggalin aku, di saat aku mencari uang agar aku sepadan dengan kamu Sin, apa gara-gara aku hanya anak angkat dari mami Vika dan papi Arman kamu tinggalin aku Sin." Tanya Dio pada Sindi, karena Dio masih belum percaya atas ucapan Sindi tapi setelah melihat kalau perut Sindi membuncit jadi Dio percaya dan Dio menunggu penjelasan dari Sindi, Sedangkan Sindi hanya diam membisu tidak ada niatan untuk menjawab atau memberi penjelasan pada Dik, Sindi hanya bisa menangis saja, Dio masih setia menunggu jawaban dari Sindi
Deg
Irsyad yang berada tidak jauh dari mereka mendengar nama mami Vika dan papi Arman, kaget, apa Dio anak dari mereka tapi Dio tadi bilang kalau anak angkat, apa ini Dio teman kecil nya dulu, yang selalu menjaga Sindi kemana pun Sindi berada, biar nanti Irsyad bertanya sama Sindi kalau tidak biar Irsyad mencari tahu sendiri
" Dio, maafkan aku, aku sudah menikah Dio, tolong kamu mengerti ya, kamu pasti bisa mendapatkan wanita yang sesuai dengan keinginan kamu, wanita yang setia untuk menunggu kamu, wanita yang taat beragama, wanita yang menjaga kehormatan nya sebagai seorang wanita, bukan seperti aku Dio, tolong ya, aku yakin kamu pasti bisa, bukan maksud aku untuk meninggalkan kamu dan menikah dengan laki-laki lain, tapi ini ada kejadian yang tidak mungkin aku ceritakan kepada kamu Dio, karena ini adalah aib terbesar ku, semoga kamu mengerti dan paham maksud dari ucapan ku,." Ucap Sindi dengan sangat pelang
" Huh." Dio membuang nafas kasar nya
" Kalau memang seperti itu keputusan kamu Sin, Insya Allah aku bisa menerima nya, cinta tidak harus memiliki, cinta itu merelakan orang yang sangat di cintai bahagia meskipun bukan dengan aku, semoga pernikahan kalian Sakinah, Mawadhah dan Warohmah, kalau boleh tahu siapa suami kamu Sin?." Tanya Dio pada Sindi
__ADS_1
" Kamu kenal kok Dio, dia adalah bang Irsyad putra dari mommy Tika dan daddy Bagas,." Jawab Sindi
" Oohhh, Ya sudah kalau begitu semoga kamu bahagia ya, doain aku agar bisa move on dari kamu dan bisa mendapatkan wanita yang lebih cantik dari kamu." Ucap Dio tertawa dan mengejek Sindi, agar Sindi bisa tersenyum lagi
" Amiin, pasti nya, aku selalu berdoa buat orang-orang yang sayang sama aku." Jawab Sindi
Dio yang dari tadi bukan nya tidak melihat kehadiran Irsyad di samping Sindi, tapi Dio berfikir kalau Irsyad lagi keluar bersama dengan Sindi seperti dulu saat mereka berkumpul
" Kamu Dio yang ingusan dulu kan." Ucap Irsyad yang melangkah mendekati Dio sambil mengejek nya
" Gila kamu, itu dulu ya, lihat sekarang aku seperti apa, kita bisa sama kan, aku sudah buktikan ke kamu kan kalau aku bisa berdiir di kaki aku sendiri." Ucap Dio sambil mengeluarkan sombong nya, sejak kecil Dio selalu pamer, berkata kalau Dio bisa sukses seperti Irsyad saat dewasa nanti dan iti sudah terbukti
__ADS_1
" Aku percaya kalau kamu selalu bisa bro, aku yakin itu." Jawan Irsyad
" Selamat ya atas pernikahan kalian, jaga Sindi, bahagiain Sindi bro, kalau kamu tidak bisa bahagiakan Sindi, biar aku saja yang bahagiakan Sindi, tapi aku yakin kalau kamu pasti bisa." Ucap Dio
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yabg masih salah...
__ADS_1