
Sandi masih mengusap kepala Kayla hingga benar-benar terlelap membuat Kayla semakin merasa bersalah di dalam hatinya telah membohongi suaminya
" Maafkan Kayla ya mas." Bathin Kayla
" Maafkan mas ya sayang, kenapa adik hamil menjadi tampak lebih cantik sekali, membuat mas ingin selalu bermanja dengan adik." ucap Sandi yang masih bisa di dengar oleh Kayla
" Tidurlah sayang, besok kita akan pulang ke Surabaya bertemu dengan Cio." Sandi mencium kening istrinya kemudian beranjak pergi untuk berganti pakaian.
Memang besok jadwal Sandi dan Kayla untuk kembali ke Surabaya karena pekerjaan Sandi di Bali sudah selesai plus liburan mereka berdua, Riko sudah kembali tadi pagi ke Surabaya, sebenarnya Sandi sudah menawarinya untuk tetep di Bali menambah liburannya tapi sepertinya Riko jugs merasa tidak enak jika harus mengikugi bosnya bulan madu mangkanya dia memilih untuk kembali ke Surabaya terlebih dahulu begitu tugasnya di Bali telah selesai
...🌹🌹🌹...
Sandi sudah memeriksakan kandungan Kayla dan aman untuk menaiki pesawat kembali ke Surabaya karena perjalanan hanya membutuhkan kurang lebih 1 jam jadi tidak terlalu lama duduk di pesawat
Setelah berganti baju Sandi ikut membaringkan tubuhnya di samping istrinya, mendekap erat Kayla dan terlelap bersama ke alam mimpi
...🌹🌹🌹...
Sandi dan Kayla setelah sampai di bandara Juanda Surabaya sopir mama telah menunggunya di pintu kedatangan domestik
Saat melihat kedua majikannya datang, sopir segera menghampiti dan mengambil alih koper yang ada di tangan Sandi
" Selamat siang pak Sandi dan bu Kayla." Sopir tersenyim ramah kepada kedua majikannya begitu pula dengan Sandi dan Kayla
" Siang pak., sudah dari tadi pak?."
__ADS_1
" Sekitar 30 menit pak Sandi."
" Kita langsung pulang ya pak."
" Baik pak."
Sandi menggandeng tangan Kayla menuju ke mobil sedangkan sopir mengikuti dari belakang dengan membawa koper milik majikannya
" Sayang, mau beli sesuatu?."
" Kita sekalian beli susu hamil ya mas, Kayla malas mau makan nasi."
" Iya sayang, kita mampir ke minimarket yang dekat rumah saja ya."
" Iya mas."
" Pak, nanti mampir di mini market yang dekat rumah ya."
" Baik pak Sandi."
Selama perjalanan Kayla nampak agak kelelahan, dia hanya diam dan menyandarkan kepalanya di pundak sang suami
"Tidurlah sayang kalau capek."
" Iya mas..."
__ADS_1
Kayla mencoba memejamkan matanya namun merasa kepalanya malah pusing
" Hoek..." Kayla menutup mulutnya
" Kenapa sayang,. mau muntah?.:
Kayla hanya mengangguksn kepalanya sambil menutup mulutnys yang terasa ingin segera keluar isi perutnya
" Pak, berhenti dulu ya."
" Ba...baik.pak."
Sopir menepikan mobilnya kemudian Kayla segera membuka pintu dan turun di ikuti oleh Sandi
" Hoek...hoek....hoek..." semua isi perut Kayla keluar padahal tadi di dalam pesawat tidak merasakan mual sama sekali tidak mual, kenapa saat naik mobil jadi pusing dan mual serta muntah
" Sayang..." Sandi memijat tengkuk istrinya pelan
Sopir yang melihatnya dari dalam mobil mengerutkna dahinya, merasa heran ada apa dengan istri bosnya itu
" Bu Kayla seperti hamil, kalau masuk angin tidak seperti itu muntahnya." pak sopir berinisiatif memberikan air mineral kepada istri bosnya itu
" Pak ini ada air."
" Terima kasih ya pak."
__ADS_1
...🌷🌷🌷...
...**To be continued ❤...