CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Mesya


__ADS_3

" Baik Daniel akan mejawab dan cerita, iya Mesya telah memutuskan hubungan kami ber dua bahkan Mesya langsung mengembalikan cincin pertunangan kami, Daniel muak mi pi pada Mesya, jaman sekarang pacaran dengan gaya seperti aku dan Mesya sudah tidak laku, masak nama nya sudah tunangan pasti nya berpegangan tangan, bahkan mencium atau pun berciuman itu adalah hal wajar tapi Mesya tidak pernah mau aku cium, bahkan untuk aku pegang saja Mesya selalu menolak " ucap Daneil menggebu gebu dengan sangat percaya diri kalau ia akan menang


" Berarti kamu tidak kenal baik dengan Mesya, dengan keluarga Pamungkas, papi dan mami sekarang paham, kenapa Mesya bisa membatalkan pertunangan kalian, bagaimana pun juga keluarga Pamungkas sangat menjunjung tinggi norma agama dan adat kita sebagai orang timur, papi mulai sekarang akan membebaskan kamu, silahkan kamu berbuat semau kamu, tapi mulai sekarang juga jangan pernah menyesal dengan jalan apa yang telah kamu ambil, dan apabila suatu saat kamu bertemu atau melihat Mesya dengan laki laki lain kamu jangan kecewa atau pun sedih, Mesya juga berhak untuk bahagia dan papi tahu sepak terjang kamu, papi tidak akan memaafkan kamu kalau kamu sampai berbuat apa apa pada Mesya, lepaskan Mesya, Mesya berhak untuk bahagia, kamu sudah memilih perempuan itu, jadi hidup berbahagialah dengan nya, baik kamu mau pun Mesya sudah menentukan jalan kalian masing masing, papi dan mami saran kan lebih baik kamu segera menikah dengan perempuan itu, jangan menambah dosa, bagaimana pun juga mami dan papi dan ke dua orang tua kamu yang telah tiada pasti juga akan menangggung dosa kamu, sudah cukup dosa yang telah kamu perbua." ucap Arman berlalu meninggalkan Daniel dan Vika di sana


Setelah kepergian suami nya, Vika mendektai Daniel dan berucap.

__ADS_1


" Nak, segeralah menikah, ingat jangan menambah dosa kamu, lebih baik kamu segera beritahu keluarga kekasih mu, untuk membicarakan hal yang lebih serius lagi" ucap Vika.


Saat malam tiba, baik Arman mau pun Vika, mereka berdua tidak bisa tidur, mereka berdua merasa bersalah pada keluarga Bagas dan Tika, sekarang mereka malu untuk bertemu dengan mereka, tapi untung nya, keluarga Pamungkas sudah berlapang dada untuk memaafkan tapi sejujur nya untuk abang abang Mesya merasa tidak terima dengan apa yang telah terjadi, bagaiamana pun juga Mesya adalah adik bungsu mereka dan Mesya yang paling mereka sayangi, tapi mommy dan daddy sudah memberitahukan efek apabila pertunangan Daniel dan Mesya tetap di lanjutkan, akhir nya abang abang Mesya bisa menerima nya. Mesya sendiri sudah bernafas lega karena sudah melepas Daniel yang bukan jodoh nya lagi, mulai detik itu juga Mesya telah menentukan jalan apa yang akan ia ambil, sekarang ia tidak lagi fokus untuk pernikahan, kalau ada laki laki yang serius dengan nya, harus langsung datang pada daddy dan abang abang nya, Mesya sudah memasrahkan diri.


Di lain tempat, dimana keluarga Alfarizi sedang berkumpul, Ray yang sejak mengetahui kalau Mesya sudah ada yang mengikat nya, Ray sering berdiam diri, ayah dan ibu yang melihat nya langsung saling menganggukan kepala nya.

__ADS_1


" Iya nyonya." Jawab Tia


" Tolong kamu jaga Langit atau ajak Langit ke kamar nya." Pinta ibu dan Tia mengaggukan kepala nya bertanda kalau Tia mengerti atas ucapan nyonya besar di rumah itu.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2