
" Ais buat minum dulu ya kak? Ucap Ais
" Kakak luoa, untung aja Ais ingetin, Bang Juan juga nggak kasih tahu." Omel Sarah
" Mana mungkin bang Juan ingat kak, kalau udah bertemu dengan teman-teamannya, buat minum apa ini kan?." Tanya Ais
" Kopi aja." Jawab Sarah
Aisyah membuatkan kopi berdasarkan petunjuk dari Sarah, Ais lalu mengantarkan kopi ke depan
" Makasih ya Ais, abang kiraib tadi disini sumurnya kering." Ucap Dio yang sudah datang sejak tadi namun belum di beri minum oleh pemilik rumahnya.
Juna hanya tertawa mendengar ucapan Dio.
" Sorry bro lupa." Jawab Juan satai menanggapi ucapan sahabatnya
Aisyah hanya tersenyum kemudian kembali ke belakang
Ais mulai memakai apron di dadanya, Sarah masih terus memandang Ais.
" Emangnya Ais yakin." Tanya Sarah kembali
" Yakin dong kak, kak Sarah duduk aja, Ais kasihan kalau lihat kakak lama-lama bersiri." Ucap Ais
" Oke deh." Jawab Sarah
Sarah sudah mempersiapkan bahan sup daging, ayam goreng balado dan ikan bandeng presto, lengkap dengan sambal lemonnya, Sarah yang duduk di meja makan memperhatikan Ais yang sibuk memasak dengan memakai apron di dadanya.
__ADS_1
Ais sibuk memasak sambal terus mengobrol dengan Sarah, Ais memindahkan sup daging yang dicampur wortel, jamur dan bakso ke dalam mangkok kaca yang cukup besar.
Ais kemudian menyalin ayam yang sudah dibumbui cabe ke dalam piring, kemudian ikan bandeng presti yang sudah di goreng, lengkap dengan smbalnya
Ais menatanya di meja makan.
Ais juga meletakan nasi yang sudah di salin dari magic com, kemudian meletakkan di atas meja makan.
Sarah hanya melihat Ais yang mengerjakannya sendiri, Ais menyuruh untuk duduk saja dan memberitahukan apa saja yang di siapkan
Ais juga membuatkan minuman dingin yang di masukkan ke dalam teko.
" Kakak jadi lapar Ais." Ucap Sarah
" Sepertinya ini beneran enak." Ucap Sarah lagi yang mencium aroma wangi dari masakan yang diasajikan oleh Ais, Sarah yang tidak sabar untuk mencoba memakan masakan Ais
" Sebentar ya, Kakak mau panggil mereka!." Ucap Sarah
Sarah pergi ke depan untuk memanggik suami serta sahabat-sahabatnya.
" Ini Ais yang masak?." Tanya Dio
" Iya bang." Jawab Ais
Mereka mulai menyantao hidangah tersebut
" Ternyata Ais sudah pintar memasaknya, sudah siap nikah nih." Ucap Dio yang mendapat tendangan di kakinya dari bawah meja
__ADS_1
" Kak Sarah gak percaya, Ternyata selain populer, Ais juga pintar masak." Ucap Sarag yang memasukkan nasi kedalan mulutnya
Ais hanya diam tanpa berani menjawab.
" Popoler?." Tanya Juna
" Wajarlah populer, kan Youtober cantik." Ucap Dio
Aisyah nampak hanya diam
" Youtober apa dek?." Tanya Juna yang memandang Ais di depannya
Ais hanya diam tanpa berani memandang wajah laki-laki di depannya
" Mampuslah." Ucap Ais dalam hati
Sarag yang melihat kondisi yang seperti itu langsung diam tanpavberani berbicara dan langsung memakan nasinya dengan cepat.
Juan dan Dio saling oandang
" Udah nanti aja di bahas, makan dulu." Ucap Juan
" Jelasin nanti ya dek." Ucap nya yang masih memandang Ais
Ais hanya bisa menganggukkan kepalanya
Setelah selesai makan , Sarah dan Ais mengangkat piring-piring kotor dibawanya ke tempat pencucian piring, Ais juga membantu memberiskan meja makan, sedangkan ketiga laki-laki sudah pergi ke teras depan rumah.
__ADS_1
π·π·π·
Malam minggu di temani ama hujan yang lebat, met malam minggu kak. Happy Reading Allβ€π