
" ah mas ingin sayang,
Bagas langsung mencium bibir istrinya tanpa memberi jeda sedikitpun pada Tika dan membawa Tika di atas tempat tidur, semua pakaian yang digunakan Tika dan Bagas sudah lepas, dan bersiap-siap akan memasukkannya terdengar suara
Tok Tok Tok
pintu diketuk seseorang,
" mas ada yang mengetuk pintu
" biarin sayang, nanti pasti pergi sendiri
Tok Tok Tok
pintu diketuk kembali
" mas buka dulu aja, bisa kita lanjut lagi nanti malam
" ah sayang jangan ini sudah tanggung banget, kalau di tahan pasti pusing kepala mas, apalagi mas Dinas pagi ini, apa mas bisa tahan sayang,
Tok Tok Tok
" Daddy Mommy, apa Daddy dan Mommy bobok lagi
" mas itu suara Juna mas. kasihan ketuk pintu sudah dari tadi,,,
" ah Juna ini mengganggu saja, apa tidak tahu kalau Daddy lagi ingin berduaan denga Mommynya, sebetar sayang, tunggu dulu ya (Bagas menjawab ucapan Juna). Bagas membuka pintu setelah Tika dan Bagas menggunakan pakaian lagi mereka lagi (Janji ya sayang kalau sebentar lagu Juna pergi kita lanjut ya,,, sudah pusing ini mas nahannya)
" iya mas, buruan buka pintunya kasihan Juna
setelah membuka pintunya Juna masuk mencium tangan Daddynya
__ADS_1
" Daddy kenapa lama sekali buka pintunya?
" tadi Daddy lagi di kamar mandi sayang,
" Mommy kemana Dad?
" tuh (Bagas mengarahkan telunjuknya kepada Tika)
Juna langsung masuk dan mendekati Tika lalu mencium Tangan Tika
" maaf ya sayang sudah menunggu lama
" tidak apa-apa Mom. Juna mengerti kok, tadi daddy bilang kalau lagi di kamar mandi
Tika melihat Bagas dan mendapat anggukan dari Bags
" maafin Mommy ya sayang
Bagas yang mendengar ucapannya Juna langsung matanya melotot
" sayang Juna kan sudah besar. sebentar lagi Juna akan menjadi Abang, lihat ini perut Mommy, perut Mommy sangat besar nak, Mommy butuh tempat yang sangat luas jadi kalau kita tidur bertiga kasihan dedeknya sayang
" maafkan Juna ya Mom Dad?
" tidak apa-apa sayang, gimana kalau tidur sama Daddy saja, yuk kita ke kamar Juna, tidur sama Daddy
" Lets go Daddy
Juna berjalan keluar duluan, sedangkan Bagas mendekati Tika
" jangan kemana-mana dulu ya sayang, tunggu mas di kamar kita tuntaskan mengenai tadi. mas gak mau kalau harus menunggu nanti malam, kalau malam ya beda ceritanya lagi sayang
__ADS_1
" tapi mas,
" gak ad tapi-tapian sayang, orang dirumah pasti mengerti kok, ok, (Bagas mengedipkan matanya pada Tika dan berlalu meninggalkan Tika didalam kamar)
setelah menidurkan Juna. Bagas kembali ke kamarnya dan menuntaskan keinginannya. setelah terpenuhi bathinya Bagas dan Tika bergegas mandi, setelah itu mereka turun dan berjalan-jalan pagi untuk kelancaran persalinan Tika nanti, karena Tika mengharapkan bisa melahirkan secara normal, dan Dokter yang menangani Tika memberitahu kalau Tika bisa melahirkan normal asalkan semuanya semuanya normal, Tika dan Bagas sangat senang hatinya setelah mendengar penjelasan dari Dokter, mangkanya setiap pagi mereka berdua menyempatkan untuk berjalan di sekitar perumahan disana dengan telanjang kaki
kelanjutnya ingin yang mana dulu kak, punya saran kah
lanjut Bagas dan Tika
tentang Arman dan Vika
tentang Angga dan Citra.
__ADS_1
kasih Comen ya kak, jangan lupa tinggalin jejak