CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 154


__ADS_3

Karena kedua anak mereka sudah saling menyukai, maka pembicaraan pun langsung mengenai kapan rencana akad nikah Sandi dan Kayla


" Dua bulan cukup persiapan untuk akad nikah mereka." Ucap Bagas


" Karena bulan depan adalah pernikahan abangnya Lian, jadi setelah pernikahan Lian baru pernikahan Kayla." Lanjut Bagas


" Saya siap om." ucap Sandi dengan tegas


" Wah Gas, ternyata putra ku sudah tidak sabar untuk menikahi putri mu, biasa Gas, statusnya memang Duda tapi rasanya masih perjaka kok." ucap papa dengan tertawa


" Oiya ya, kemarin Sandi juga bicara begitu, San, sabar ya, tunggu 2 bulan masak kamu sudah tidak sabar, dan ingat kalian masih tunangan lo ya, belum Mukhrim." Ucap Bagas


" Siap om," Ucap Sandi sambil menahan malu atas ucapan papanya barusan, tapi memang benar sih kalau Sandi belum merasakan malam pertama, fikir Sandi


" Mir, kami hanua meminta kalian untuk menyiapkan acara akad nikahnya saja, Soal resepsi itu urusan keluarga kami, bagaimana?." Tanya Bagas kepada Amir yang merupakan papa dari sandi


" Baiklah, Jadi acara akad nikahnya di rumah kami?." tanya Amir untuk meyakinkan lagi ucapan Bagas


" Iya, atau semuanya dari pihak perempuan tidak masalah kalau keluarga kamu tidak keberatan." Jawab Bagas memberikan pilihan


" Bagaimana San?." Tanya Papa meminta pendapat putranya itu

__ADS_1


" Sebaiknya kita serahkan kepada pihak perempuan saja pa." Jawab Sandi


Bagas tersenyum mendengarkan jawaban Sandi


" Iya Gad, kami serahkan semua acara kepada pihak kalian saja." Ucap Amir setuju


" Sebaiknya akad nikah dan resepsi langsung satu hari saja." Saran Amir


Bagas mengangguk setuju, Akhirnya pertemuan malam ini ada kata sepakat juga


Suasana rumah keluarga Pamungkas terlihat ramai meskipun hanya dua keluarga yang berkumpul


🌹🌹🌹


Sebelum keluarga Sandi pulang, Cio mendekati Kayla


" Bunda dapat titipan dari ayah." ucap Cio memberikan kotak kecil untuk Kayla


" Apa ini?." Bisik Kay kepada Cio sambil mengiringi keluarga Sandi keluar rumah, Cio hanya menaikkan kedua bahunya pertanda kalau tidak tahu


Setelah tamu mereka pergi semua anggita keluarga masuk ke dalam kamar masing-masing

__ADS_1


Kayla membuka kotak kecil yang di berikan oleh Cio tadi


" Cincin perak!." Seru Kay sangat terkejut


" Kenapa mas Sandi memberikan Kayla cincin perak ini?." Guman Kayla sambil mengeluarkan cincin polos tanpa ukiran itu dan memakainya. Kayla ingat kalau Sandi telah membelikannya perhiasan emas untuk mas kawinnya nanti.


Tring!


Sebuah pesan masuk ke ponsel Kayla, Gadis itu langsunh membuka ponselnya, sebuah pesan dari Sandi, Kayla melihat foto ysng di kirim oleh Sandi, Foto tangan laki-laki yang mengenakan cincin perak yang sama seperti yang di pakainya barusan


" Sebagai tanda bahwa kamu sudah ada yang punya"


Kayla tersenyum sambil membaca caption di bawah foto tersebut, Kayla teringat ketika di toko perhiasan kemarin kalau dia ingin Sandi nanti memakai cincin juga setelah menikah nanti, tapi bukan cincin emas, Namun Sandi menolak, tapi siapa sangka laki-laki itu mau juga memakainya bahkan sebelum mereka menikah.


" Ya Allah, kapab mas Sandi membeli cincin ini?." Guman Kayla tersenyum geli


Kayla pun membalas pesan dari Sandi. " Terima kasih hadiahnya mas, Kay suka."


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


__ADS_2