CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 234


__ADS_3

"Irsyad bagaimana kondisi Sindi." Tanya mommy dengan wajah yang sudah sangat ketakutan, takut kalau menantu nya sedang sakit apa, karena selama ini Sindi tidak pernah menunjukkan kalau ia sedang menderita sakit.


"Irsyad sudah memeriksa nya tapi keadaan Sindi baik baik saja, semua nya normal." Jawab Irsyad.


"Irsyad akan membawa nya ke RS setelah Sindi siuman." Lanjut Irsyad.


"Iya Irsyad sebaik nya segera di periksakan ke RS, agar kita tahu apa yang terjadi pada Sindi sebenar nya, tapi saat mommy memeriksa denyut nadi Sindi sedikit lemah, dari sekilas dari pemeriksaan mommy, seperti nya Sindi sedang mengandung." Ucap mommy sambil tersenyum karena cucu nya akan bertambah lagi.


"Lebih baik sekarang kamu lakukan apa gitu biar Sindi segera sadarkan diri." Ucap daddy. Irsyad memberikan pijatan lembut di tangan istri nya, yang membuat Sindi kembali sadar dengan perlahan Sindi membuka mata nya, ia kembali merasakan pusing sampai Sindi mengangkat tangan nya dan memijat kepala nya yang terasa pusing.


"Sayang apa kepala kamu sakit?." Tanya Irsyad.

__ADS_1


"Iya bang, aku tidak tahu kenapa aku merasa sangat pusing sekali." Jawab Sindi.


Irsyad kembali di buat bingung, pasal nya Sindi sama sekali tidak terlihat seperti orang sakit, tubuh nya juga demam, apa benar, apa yang di ucap kan mommy nya barusan kalau Sindi sedang hamil, apa Sindi mau menerima kondisi nya kalau benar benar ada janin yang berada di rahim istri nya sekarang, dan Sindi apa bisa menerima nya, Irsyad sangat takut kalau Sindi tidak mau menerima nya, pasal nya Omar juga masih kecil meskipun sudah berusia 6 bulan lebih.


"Sudah Irsyad segera bawa istri kamu ke RS nak, untuk memastikan keadaan istri kamu." Pinta mommy. Irsyad juga menyetujui ucapan mommy nya, Irsyad membawa Sindi ke RS di antar seorang sopir.


Irsyad membawa Sindi ke ruang IGD untuk mendapatkan perawatan lebih cepat tanpa harus menunggu lama.


Dengan sigap dokter jaga IGD saat itu langsung memeriksa keadaan Sindi, dokter yang memeriksa Sindi juga merasa jika tekanan darah Sindi cukup stabil dan tidak ada tanda tanda kalau ia sedang dalam keadaan sakit, setelah selesai memeriksakan keadaan Sindi, dokter meminta seorang perawat untuk mengantarkan Sindi ke ruangan dokter kandungan.


Awal nya Sindi dan Irsyad merasa bingung kenapa dokter tersebut meminta nya untuk mengambil sample urine milik Sindi.

__ADS_1


Tapi setelah Sindi memikirkan nya, ia baru ingat setelah melahirkan Omar dan ia menikah dengan suami nya untuk yang ke dua kali nya ia hampir setiap hari melakukan nya dengan Irsyad tanpa menggunakan alat kontrasepsi dan sejenis nya untuk menunda kehamilan.


Setelah Sindi terduduk lemas dan ia melihat hasil taspack milik nya, terlihat dengan jelas di sana memiliki dua garis berwarna pink, yang arti nya saat ini diri nya sedang dalam keadaan mengandung.


Beberapa kali perawat perempuan itu mengetuk pintu kamar kecil yang Sindi gunakan, tapi tidak kunjung mendapatkan jawaban dari dalam, perawat sedikit panik, akhir nya memutuskan untuk memberitahukan sang dokter.


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2